Tuesday, May 29, 2018

Manfaat daun kelor untuk pengobatan kanker

Manfaat daun kelor untuk kanker akan membantu Anda yang memiliki kanker atau bahkan untuk mencegah kanker. Hal ini karena kandungan antioksidan kuat pada daun kelor yang mampu melawan radikal bebas dalam tubuh manusia. Bagaimana daun kelor bekerja melawan kanker? Lanjutkan membaca artikel berikut ini.

kelor, daun kelor, antioksidan, kanker, Kesehatan,

Perlu Anda ketahui bahwa antioksidan merupakan senyawa yang memiliki kemampuan menangkal atau menghentikan efek negatif dari oksidan dalam tubuh. Senyawa antioksidan mampu menghentikan reaksi oksidasi.

Secara umum antioksidan memiliki fungsi mencegah terbentuknya radikal bebas baru. Selain itu,
dengan adanya antioksidan di dalam tubuh dapat menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel-sel sehat dan juga menjadi penyabab penyakit kanker.

Sehingga untuk menghambat atau agar terhindar dari kanker, maka setidaknya tubuh kita harus memiliki antioksidan kuat untuk menangkal radikal bebas. Salah satu antioksidan kuat dimiliki oleh daun kelor.

Fitokimia yang terkandug dalam daun kelor seperti flavonoid, tannin, saponin, steroid dan triterpenoid, alkaloid, dan antarquinon, yang semuanya termasuk jenis antioksidan. Antioksidan yang ada dalam daun kelor ini mampu menetralkan radikal bebas, sehingga dapat mencegah kerusakan oksidatif pada biomolekul, kemudian juga menghasilkan perlindungan terhadap kerusakan oksidatif.
Tanaman kelor yang memiliki nama ilmiah Moringa oleifera memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Antioksidan kelor ini terletak pada bagian daunnya. Perlu diketahui bahwa senyawa bioaktif utama fenoliknya adalah kelompok flavonoid seperti kaempferol, kuersetin, dan sebagainya. Kuersetin adalah antioksidan kuat yang kemampuannya diperkirakan sekitar 4 hingga 5 kali lebih kuat dari pada vitamin C dan vitamin E.

Selain kuersetin, kandungan antioksidan kuat daun kelor selainnya yaitu zeatin. Perlu diketahui bahwa zeatin ini merupakan antioksidan tertinggi yang memiliki sifat antipenuaan (anti-aging). Zeatin bekerja dengan memperlambat proses penuaan yaitu dengan mengganti sel-sel tubuh yang rusak dengan sel yang baru. Selain itu zeatin juga mampu melawan kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

Daun kelor juga mengandung sejumlah antioksidan kuat selainnya seperti vitamin A, C, E, K, B, B1, B2, B3, B6, alfa-karoten, beta-karote, alanin, arginin, beta-sitosterol, asam kafeolkuinat, karotenoid, dan sebagainya.

Cara mengkonsumsi daun kelor 


Ada banyak cara mengkonsumsi daun kelor. Di Indonesia umumnya daun kelor dimasak sebagai sayuran untuk dikonsumsi, ada banyak resep untuk memasak daun kelor ini.

Selain dimasak sebagai sayur, daun kelor juga banyak diolah dengan dikeringkan dan dijadikan serbuk. Serbuk daun kelor ini digunakan sebagai bahan minuman.

Saat ini juga banyak tersedia ekstrak daun kelor yang dijual, sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.