Thursday, June 23, 2016

Tips berkebun sayuran organik untuk pemula

Tips berkebun sayuran organik untuk pemula - Berkebun sayuran organik sangat mudah bagi sebagian orang. Tetapi jika Anda adalah pemula dalam berkebun sayuran organik, maka artikel ini ditulis untuk membantu Anda, berikut adalah beberapa tips yang perlu Anda ketahui.


Tips berkebun sayuran organik untuk pemula



Yang paling penting untuk dilakukan adalah untuk memutuskan apa yang ingin Anda tanam. Ada begitu banyak sayuran yang bisa menjadi pilihan, tetapi perlu diingat bahwa sayuran tertentu tidak dapat tumbuh karena iklim tidak sesuai.

Jadi Anda ingin lebih mudah dalam melakukan perawatan sayuran organik, maka coba pelajari atau tanya kepada yang sudah ahli tentang penyesuaian dengan jenis tanah, suhu, dan juga sinar matahari.

Jika Anda tinggal di daerah di mana sering terjadi kekeringan, pastikan Anda menanam sayuran tahan kekeringan karena tidak terlalu memakan banyak air dan dapat bertahan dalam cuaca kering.

Anda harus menentukan seberapa luas lahan yang Anda miliki. Hal ini akan membuat Anda mudah untuk pengaturan tata letak dan juga seberapa banyak tanaman yang ingin Anda tanam.

Anda harus memberikan nutrisi berupa kompos atau pupuk organik. Ha ini dapat dibuat dari limbah makanan, dedaunan yang sudah mati/kering atau rumput. Cara ini membantu menghemat air, menambahkan humus dan nutrisi serta mencegah gulma tumbuh.

Bagian terbaik dalam berkebun sayuran organik adalah Anda tidak perlu menggali tanah terlalu dalam untuk menanam benih karena 85% dari akar sayuran tumbuh 6 inci dari permukaan tanah.

Selain kompos, Anda juga dapat menggunakan pupuk alami dan bahan organik untuk membantu pertumbuhan sayuran organik Anda. Bahan tersebut juga memungkinkan cacing tanah hidup dan menggemburkan tanah.

Ancaman terbesar yang bisa menghancurkan sayuran adalah hama. Untuk menyingkirkan mereka, Anda harus menggunakan serangga lain, burung, katak. Jika tanaman Anda terkena hama, semprot bagian yang terkena hama misalnya batang dan daun, dengan menggunakan air sabun encer dan kemudian bersihkan dengan air.

Jika Anda memutuskan untuk membeli sayuran yang sudah tumbuh dari pada menggunakan benih untuk ditanam, sebagian besar sayuran berada dalam wadah plastik. Oleh karena itu, berhati-hatilah ketika Anda memisahkan tanaman dengan plastik, sehingga Anda bisa menghindari merobek akar luar terutama jika ini telah tumbuh kokoh dalam wadah plastik tersebut.

Ketika menanam sayuran organik, jangan hanya menanam satu jenis tanaman tapi cobalah untuk menanam berbagai jenis karena menanam satu jenis tanaman bisa mengundang serangga untuk mengambil dan memakan sayuran yang Anda tanam.

Percaya atau tidak, hanya 2 persen dari serangga di dunia yang berbahaya. Ini berarti hampir seluruhnya bermanfaat. Beberapa contoh ini termasuk kepik, kunang-kunang, laba-laba dan tawon karena mereka memakan serangga yang mencoba makan atau merusak sayuran Anda. Hal lain yang mereka lakukan adalah membantu penyerbukan tanaman bahan organik.

Jangan lupa untuk membasmi gulma atau rumput liar yang keluar di kebun Anda. Anda dapat mencabutnya dengan tangan atau menyemprotnya dengan cuka rumah tangga. Hal tersebut adalah cara terbaik dari semua dan aman bagi lingkungan.

Lakukan rotasi tanaman. Hal ini akan memastikan bahwa tanah selalu subur. Ketika menanam sayuran baru, hindari untuk menanamnya terus menrus karena hal ini akan merusak akar, membuat tanah menjadi kering, mengganggu organisme tanah yang sehat dan memunculkan gulma ke permukaan yang akan segera berkecambah.
Jika Anda mengikuti tips ini, Anda pasti akan mampu memiliki sebuah kebun sayuran organik yang sukses. Anda dapat menanam dan memanen mereka sepanjang tahun sehingga Anda tidak perlu membeli sayuran organik dari supermarket.

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon