7 Cara berkebun sayuran organik di pekarangan rumah

Anda perlu mengetahui cara berkebun sayuran organik, sebelum Anda melakukannya. Wawasan tentang berkebun sayuran organik ini diperlukan untuk menghindari kegagalan dalam berkebun. Teruskan membaca artikel ini untuk mengetahui cara berkebun sayuran organik dipekarangan rumah Anda. 
Berkebun, berkebun sayuran organik, organik, sayuran organik, cara berkebun, menanam sayur,

Siapa saja dapat melakukan berkebun sayuran organik di rumah karena prinsip dibalik hal ini bukanlah hal yang berbeda dari apa yang mereka lakukan lahan pertanian. Satu-satunya perbedaannya yaitu bahwa Anda bekerja dalam area yang lebih kecil dan Anda bisa memilih apa yang ingin Anda tanam.

1. Menentukan lokasi


Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menemukan lokasi yang ideal. Banyak orang yang berkebun sayuran organik di halaman rumah mereka. Untuk merealisasikannya, apa pun yang Anda tanam harus mendapatkan setidaknya 6 jam pancaran sinar matahari setiap harinya dan juga akses ke air yang cukup.

2. Pengairan atau irigasi


Seperti halnya peradaban kuno yang mengandalkan sistem irigasi yang efisien, Anda juga harus melakukan hal yang sama dengan memastikan ada drainase yang memadai karena jika Anda tidak memilikinya, Anda kebun sayuran organik Anda tidak akan maksimal bahkan bisa gagal.

3. Peralatan


Ketika lokasi ideal Anda telah ditemukan, saatnya untuk mengolah tanah. Untuk itu, Anda akan perlu alat berkebun dan sepasang sarung tangan untuk memmbersihkan rumput di tanah. Ini mungkin memakan waktu untuk memastikan bahwa daerah ini siap tanam.

4. Pupuk kompos


Anda akan mengetahui jika tanah yang akan Anda tanami sayuran adalah tempat yang baik dengan memberikan kompos dan pencampuran lain dengan tanah. Cara ini mampu mengintegrasikan dan menstabilkan tanah, yang artinya Anda dapat mulai menanam tanaman Anda dan melihatnya tumbuh dalam beberapa minggu kedepan.

Jika Anda tidak ingin membeli kompos dari toko pertanian, Anda dapat membuatnya sendiri menggunakan ampas kopi, daun kering, atau bahkan sampah sayuran. Bahan-bahan tersebut juga berfungsi sebagai pupuk yang sangat baik.

5. Pemilihan jenis sayuran


Perhatikan bahwa beberapa sayuran mungkin tidak akan cocok di jenis tanah tempat Anda menanamnya. Hal ini karena beberapa faktor yang berada di luar kendali Anda seperti cuaca, hama dan tanaman lain yang mengganggu. Anda dapat menghindari membuat kesalahan dengan melakukan penelitian pada sayuran apa ideal untuk ditanam di daerah Anda dan meminta masukan kepada orang lain yang berkebun organik.

6. Melindungi tanaman dari hama


Salah satu cara untuk melindungi tanaman sayuran organik adalah dengan menanam berbagainya tanaman pada waktu yang sama, karena hal ini akan melindungi satu tanaman dengan tanaman lain dari hama. Teknik seperti itu lebih dikenal sebagai tumpang sari, terutama ketika Anda ingin beradaptasi dengan cuaca di wilayah Anda. Sistem pertahanan lain yang bekerja adalah mendapatkan bantuan dari alam seperti burung, serangga dan bahkan kodok tertentu telah terbukti berguna untuk membasmi hama.

Jika Anda tinggal di daerah di mana hewan liar dapat makan sayuran Anda, Anda harus memasang pagar sehingga mereka tidak bisa mengakses dan memakan sayuran Anda.

7. Mengatasi masalah gulma


Persiapan lahan adalah bagian menghilangkan gulma. Tapi ingat bahwa gulma akan tumbuh tumbuh setelah beberapa waktu sehingga Anda harus sering-sering memeriksa kebun Anda.

Penanaman kebun sayur organik di pekarangan rumah Anda tentunya akan menghemat uang karena sayuran organik ini cukup mahal di supermarket. Jika Anda mendapatkan hasil panen yang berlebih, mungkin Anda dapat memberikan beberapa sayuran organik ke tetangga Anda atau menghasilkan uang dengan menjual di pasar atau ketika ada car free day dan bahkan menjual secara online.

Image Credit : https://goo.gl/gjGS9w