Analisa Peluang usaha ternak lovebird untuk penghasilan tambahan

Peluang usaha ternak lovebird merupakan kata kunci yang cukup banyak di cari di Google. Berdasarkan pengalaman orang-orang yang membudidayakan lovebird memang ada kesulitan dan kemudahannya. Namun dalam artikel ini akan dibahas mengenai tips-tips dalam ternak lovebird, sehingga mampu mencapai hasil yang diharapkan.

Analisa Peluang usaha ternak lovebird untuk penghasilan tambahan


Perlu diketahui bahwa lovebird bukan jenis burung yang mau dikawinkan secara paksa. Sehingga perlu trik khusus untuk perkawinan lovebird, yiatu dengan kawin masal. Caranya cukup dengan mencampurkan loverbird dalam satu kandang agar mereka saling berinteraksi mencari pasangan. Ciri-ciri lovebird yang sudah menemukan kecocokan dengan pasangan yaitu mereka sering bersama-sama. Coba amati mana lovebird jantan dan betina yang sering bersama-sama, kemudian pindahkan pasangan yang sedang jatuh cinta tersebut ke kandang khusus mereka berdua. Dan jangan lupa lengkapi kandang untuk kawin tersebut dengan tempat untuk bertelur.

Pada usia sekitar 8 bulan Lovebird sudah memasuki kematangan untuk kawin. Seperti ayam, telur lovebird biasanya menetas dalam waktu 21 hari setelah dierami. Dan dalam waktu sekitar 2 minggu setelah menetas, anakan lovebird usahakan untuk dipindahkan agar induknya siap untuk dikawinkan lagi.

Lovebird memiliki warna yang indah sehingga menarik orang yang melihatnya. Dalam pengembangbiakan lovebird bisa dilakukan secara terencana untuk menghasilkan warna tertentu. Cara ini memungkinkan loverbird mampu menghasilkan anakan dengan variasi yang diinginkan. Perlu diketahui, faktor warna lovebird juga mempengaruhi harga lovebird. Biasanya semakin langka warnanya, maka semakin mahal pula harganya.

Untuk menghasilkan anakan lovebird dengan warna tertentu bisa dilakukan persilangan lovebird. Misalnya persilangan antara Lutino dan Albino. Kemudian persilangan lovebird warna biru dengan warna lainnya. Untuk cara lengkap persilangan, tidak dibahas dalam artikel ini, karena sangat panjang dan butuh pengetahuan tentang genetika.

Nah, setelah telur lovebird menetas dan sudah layak untuk dipisahkan dengan induknya, maka siapkan kandang tersendiri untuk pembesaran. Usahakan mereka hidup dalam kondisi suhu yang hangat, misalnya kalau kandang berada di dalam ruangan maka perlu dilengkapi lampu agar hangat.

Pakan anakan lovebird bisa menggunakan percampuran milet putih, milet merah, gabah, biji kenari dengan perbandingan 2:2:1:1 dan juga kuaci dengan perbandingan 0,1. Prosesnya yaitu dengan diblender hingga halus, kemudian diencerkan dengan air hingga menjadi adonan. Berikan anakan lovebird tiap 2 jam sekali dengan menggunakan sendok kecil atau sendok plastik untuk makan jeli/puding.  Hal ini dilakukan hingga anakan lovebird cukup besar dan berumur.

Pengeluaran biaya untuk pakan lovebird sekitar Rp 250.000 perbulan, untuk pembelian jagung, milet, dan juga tambahan lainnya.

Selain pakan juga perlu biaya untuk kandang lovebird dengan perkiraan 1 juta rupiah. Untuk kandang ini untuk selamanya, dan bisa menambah kandang jika jumlah burungnya semakin banyak. Karena jika dalam kandang banyak lovebird maka populasi terlalu padat dan bisa mengakibatkan burung stres.

Selain itu juga perlu kebutuhan untuk obat, nutrisi dan juga perawatan sekitar 500 Ribu rupiah per bulan. Biaya ini juga tergantung jumlah lovebird yang akan dibudidayakan. Biaya 500 Ribu ini dengan asumsi ada 10 pasang lovebird ( 10 lovebird betina dan 10 livebird jantan).

Jika misalnya dengan membeli 10 pasang lovebird dengan harga masing-masing yaitu 300 Ribu rupiah. Maka untuk pembelian awal membutuhkan dana sekitar 6 Juta Rupiah.

Jadi untuk memulai dengan 10 pasang lovebird membutuhkan biaya sekitar 7,75 Juta Rupiah. Namun jika dana terbatas, tidak harus memulai dengan 10 pasang lovebird. Sesuaikan dengan anggaran yang dimiliki.

Di bulan pertama mungkin lovebird belum bisa dijual karena masih dalam proses bertelur dan mengerami, untuk bisa dijual bisa jadi harus menunggu dalam waktu paling tidak sudah 4 bulan. Jadi penjualan bisa dilakukan setelah 5 bulan dari peranakan pertama.

Jika harga masing-masing lovebird yaitu antara 300 ribu hingga 400 ribu, dan dalam sebulan berhasil menjual 10 lovebird maka omset perbulan mungkin sekitar 3,5 juta rupiah. Dan ini akan berlanjut pada bulan berikutnya, tergantung proses marketing / penjualan yang dilakukan.

Comments