Bukalapak dan Tokopedia menjaring pengguna smartphone

Bukalapak dan Tokopedia menjaring pengguna smartphone : Berdasarkan pengalaman pribadi dalam mengelolah beberapa website terutama pada sisidesa.com ini, ada beberapa fakta pengguna internet yang yang bisa disimpulkan berdasarkan analisa dari beberapa tools yang saya gunakan.

Mayoritas keyword website ini dicari di Google, Bing, dan Yahoo menggunakan mobile (terutama smartphone) baik dengan OS Android dan iOS. Dan itu konsisten hingga visitor website  jika di prosesntasi sektar 30 : 70, bahwa 30 % menggunakan komputer atau laptop dan 70 % menggunakan smartphone/handphone.

Bukalapak dan Tokopedia menjaring pengguna smartphone


Perkembangan teknologi smartphone ini harus menjadi pertimbangan jika kita memiliki website baik untuk curhat, website resmi, bahkan website untuk bisnis / berjualan. Sejak tahun lalu bahkan Google sudah memperingatkan bagi pemilik website atau blog untuk mengubah tampilan menjadi mobile friendly. Baca, Maksudnya adalah website mampu berubah tampilan menyesuaikan alat apa yang digunakan untuk mengakses website. Jika menggunakan komputer maka layar menyesuaikan desktop komputer, jika menggunakan smartphone atau tablet maka website juga tampil sesuai layar smartphone.

Jika tidak bisa menyesuaikan dengan perkembangan tersebut, maka Google akan menurunkan website dari pencarian di Google.

Bahkan dengan begitu pesatnya perkembangan teknologi internet, saat ini website bukan lagi membuat tampilan web atau blog menjadi responsive tapi malah membuat aplikasi untuk smartphone. Aplikasi tersebut sama seperti tampilan websitenya. Sehingga untuk mengakses website tidak perlu membuka browser dan searching, tapi tinggal membuka aplikasi maka akan muncul update isi website atau blog.

Hal ini bisa kita lihat bagaimana persaingan di dunia internet, misalnya website untuk berjualan seperti bukalapak ataupun tokopedia yang berlomba untuk menguasai pasar pengguna smarphone. Masing-masing perusahaan mengembangkan aplikasi baik Android dan Apple. Bahkan agar banyak pengguna smartphone menginstall aplikasi tersebut, mereka memberikan diskon atau bonus jika berbelanja menggunakan aplikasi smartphone.

Coba lihat di promosi bulan april 2016 Skandal Dian Katrok bukalapak yang menawarkan diskon 10% jika berbelanja menggunakan aplikasi bukalapak.  Atau bisa dilihat juga tuh di promosi tokopedia bulan april 2016, yang menawarkan ongkir gratis dengan salah satu syarat berbelanja menggunakan aplikasi tokopedia. Bisa jadi targetnya pengguna yang sudah ada diminta beralih menggunakan aplikasi smartphone untuk kemudahan berbelanja.