Intervensi dan Asesmen dalam Psikologi

Intervensi dan asesmen sering kali kita dengar baik dalam dunia perkuliahan maupun masyarakat. Dalam berbagai ilmu seperti hukum, sosiologi, kedokteran atau kesehatan dan ilmu-ilmu lain bahkan kepolisian juga melakukan apa itu yang disebut dengan asesmen. Dalam melalakukan perekrutan, demosi, kenaikan jabatan, sampai pendaftaran untuk syarat masuk pendidikan juga melakukan asesmen. Bentuk dari asesmen sendiri bermacam-macam sesuai kebutuhan dan keperluan masing-masing keilmuan dan tujuan. Lantas apa yang dimaksud dari kata tersebut? Apakah perbedaannya? Dan apa itu intervensi dan asesmen sendiri dalam konteks ilmu psikologi?

Intervensi dan Asesmen dalam Psikologi


Dalam segi psikologi intervesi adalah bagian dari asesmen, bagaimana bisa? Karena dalam pengertiannya sendiri asesmen merupakan penilaian, pengumpulan informasi atau cara menggali dan mendapatkan data. Pada ilmu psikologi, asesmen ini berupa penilaian, pengumpulan informasi atau cara menggali dan mendapatkan data (baik melalui tes maupun non tes). Tes dalam psikologi bisa berupa tes intellegensi, tes bakat minat, tes kepribadian dan lain sebagainya. Sedangkan pada non tes adalah dengan cara observasi dan interview. Pada pengertian intervensi sendiri adalah proses mengubah aspek psikologis seseorang dengan 3 cara, diantaranya adalah konseling, modifikasi perilaku dan juga psikoterapi.

Tahukah Anda bahwa yang bisa dilakukan oleh Sarjana Psikologi hanya pada konseling dan juga modifikasi perilaku, sedangkan pada psikoterapi hanya bisa dilakukan oleh psikolog, atau seseorang yang telah menyelesaikan studi magister profesi psikologi.


EmoticonEmoticon