Mempercepat penyembuhan luka dengan ikan kutuk atau ikan gabus

Mempercepat penyembuhan luka dengan ikan kutuk atau ikan gabus : Saya mengetahui ikan kutuk atau ikan gabus, karena waktu kecil saya sering mencarinya di sungai. Secara bentuk sepintas memang seperti ikan lele, tapi ikan kutuk atau ikan gabus ini lebih sering ada di sungai sedangkan ikan lele banyak di jumpai di pasar. Karena ketika beberapa kali saya coba mencari ikan kutuk atau ikan gabus beberapa pasar, rata-rata penjual ikan tidak menjual ikan kutuk. Stok ikan kutuk atau ikan gabus dipasar kadang ada dan kadang tidak ada, bahkan pedagang ikan menyarankan untuk memesan dahulu dan ketika stoknya ada maka akan dihubungi.

Misi pencarian ikan kutuk atau ikan gabus sebenarnya ada dua yaitu anjuran dokter agar saudara saya yang habis disunat cepat sembuh, dan yang kedua memang kangen makan ikan kutuk atau ikan gabus. Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apa hubungannya ikan kutuk atau ikan gabus tersebut dengan proses penyembuhan sunat?

Mempercepat penyembuhan luka dengan ikan kutuk atau ikan gabus


Ternyata ikan kutuk atau ikan gabus tersebut tidak ada hubungan langsung dengan sunat, tapi lebih fokus penyembuhan luka. Saran dokter untuk konsumsi ikan kutuk sebenarnya bukan pertama kali saya ketahui, tapi ketika ada saudara yang habis operasi juga disarankan untuk makan ikan kutuk atau ikan gabus.  Sehingga ikan kutuk atau ikan gabus tidak khusus untuk sunat, tapi bisa digunakan untuk proses penyembuhan luka apa saja. Misalnya luka setelah operasi, luka kecelakaan, dan sebagainya. Bagaimana ikan kutuk atau ikan gabus mampu membantu dalam proses penyembuhan luka? Berikut adalah penjelasannya.

Hal yang menjadikan ikan kutuk ini spesial yaitu kandungan protein albumin yang ada pada ikan kutuk. Secara umum memang banyak ikan yang mengandung protein albumin seperti lele, bandeng, dan sebagainya namun ikan kutuk atau ikan gabus memiliki kandungan protein albumin yang paling tinggi.

Perlu diketahui bahwa albumin mampu mempercepat penyembuhan jaringan sel yang terbelah,  selain itu juga mampu membangun dan memperbaiki jaringan sel yang mati. Luka operasi, luka sunat, dan luka selainnya merupakan rusaknya jaringan sel tubuh, sehingga dengan albumin akan mempercepat memperbaiki sel-sel yang rusak.

Kemudian bagaimana mengkonsumsi ikan kutuk atau ikan gabus tersebut untuk penyembuhan luka?

Sebenarnya belum ada aturan baku atau undang-undang khusus dalam mengkonsumsi ikan kutuk atau ikan gabus. Namun ketika saudara saya setelah operasi disarankan untuk konsumsi jus ikan kutuk, maksudnya adalah ikan kutuk atau ikan gabus mentah di blender dan di minum airnya. Alasannya agar lebih cepat penyembuhan luka. Tapi mungkin banyak orang tidak menyukai cara ini karena bau amis yang menyengat dan rasa yang tidak enak.

Versi lain dalam konsumsi ikan kutuk atau ikan gabus untuk penyembuhan yaitu dengan dimasak sesuai selera. Saran itu dari dokter ketika saudara sepupu (anak kecil) sedang di sunat.

2 comments

Visitor Rating: 5 Stars

Visitor Rating: 5 Stars


EmoticonEmoticon