Dengan vertikultur ratusan stroberi tumbuh di lahan sempit di Kota Batu

Dengan vertikultur ratusan stroberi tumbuh di lahan sempit di Kota Batu

Vertikultur merupakan teknik menanam tanaman secara vertikal. Biasanya orang menanam tanaman membutuhkan lahan yang luas, karena tanaman yang ditanam ditata berjajar secara mendatar atau horisontal seperti yang bisa dilihat pada lahan pertanian pada umumnya di Indonesia. Namun berbeda dengan vertikultur yang tidak bergantung pada luas tanah, karena teknik menanamnya yaitu tanaman yang ditanam diletakan keatas atau vertikal. Misalnya menanam pada tembok rumah, menggunakan paralon yang pasang berdiri, dan sebagainya.

Cara bertanam dengan menggunakan vertikultur merupakan salah satu solusi untuk bertani di lahan sempit seperti di perkotaan. Bisa dikatakan juga bahwa hal ini salah satu bentuk dari urban farming, yaitu solusi pertanian bagi masyarakat perkotaan yang semakin tidak ada lahan pertanian. Jadi dengan memanfaatkan lahan sempit pun masih bisa untuk bertani. Salah satu cara memanfaatkan lahan sempit untuk bertani yaitu dengan teknik vertikultur.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Pak Taufik Abdul Rouf, salah satu warga Kota Batu Jawa Timur yang menerapkan cara menanam vertikultur. Dilansir dari radarmalang.co.id , bahwa Pak Taufik Abdul Rouf memiliki ratusan tanaman stroberi di lahannya yang sempit. Ratusan tanaman stroberi idealnya membutuhkan lahan yang cukup luas, jika menggunakan cara bertanam yang konvensional. Namun bagi Pak Taufik Abdul Rouf tidak memerlukan lahan luas untuk bisa memanen ratusan tanaman stroberinya, karena beliau menggunakan teknik vertikultur untuk menanam stroberi.

Untuk bisa menanam ratusan tanaman stroberi Pak Taufik Abdul Rouf juga tidak sembarangan. Beliau menggunakan paralon sebagai salah satu media tanamnya. Dibandingkan dengan menggunakan polybag, memang paralon mampu digunakan menanam lebih banyak dan lebih awet karena kalau polybag bisa jadi cepat rusak karena terbuat dari plastik lebih tipis dari pada paralon. Sebenarnya vertikultur juga bisa menggunakan bambu, tapi menurut Pak Taufik bambu tidak tahan lama jika dibandingkan dengan paralon.

Dari malangtimes.com menjelaskan tips bertanam dengan cara vertikultur dari Pak Taufik Abdul Rouf yaitu tidak semua tanaman cocok untuk tenik vertikultur. Jika mempertimbangkan kemudahan maka perlu menggunakan jenis tanaman yang memiliki tubuh pendek seperti stroberi, sayuran sawi, sawi daging, kangkung, bayam, dan beberapa jenis bunga. Hal itu dimaksudkan untuk mempermudah penanaman di dalam paralon atau media tanam bambu yang digunakan untuk menanam secara vertikultur. Letak kemudahannya yaitu tanaman tidak miring, atau jatuh karena terlalu panjang.

4 comments

Visitor Rating: 5 Stars

Visitor Rating: 5 Stars

Visitor Rating: 5 Stars

Visitor Rating: 5 Stars


EmoticonEmoticon