10 manfaat buah alpukat bagi kesehatan tubuh manusia

Manfaat buah alpukat bagi kesehatan tubuh manusia : Anda sering mengkonsumsi jus alpukat? Banyak kita jumpai penjual jus atau minuman segar yang menawarkan alpukat sebagai jus atau campuran dalam minuman segar tertentu. Kadang orang mengkonsumsi alpukat bukan karena nutrisi dan manfaat buah alpukat, tapi cenderung dengan alasan enak dan menyegarkan ketika dalam bentuk minuman segar. Nah dalam artikel ini akan Anda ketahui manfaat alpukat, sehingga Anda tidak hanya mengkonsumsi alpukat karena rasanya enak tapi juga karena nutrisi yang ada di dalam buah alpukat.

10 manfaat buah alpukat bagi kesehatan tubuh manusia


1. Alpukat sangat bergizi


Buah alpukat memiliki nilai gizi yang tinggi dan bisa digunakan dalam segala macam makanan, karena rasanya enak dan teksturnya lembut.

Alpukat menjadi makanan yang populer bagi seseorang yang sadar akan nilai penting kesehatan. Alpukat sering disebut sebagai makanan super dimana buah ini mampu memberikan manfaat kesehatan yang tinggi.

Ada banyak jenis alpukat yang bentuk,warna, ukuran dan berartnya bervariasi.

Alpukat memiliki bentuk yang mirip dengan buah pir. Alpukat sangat bergizi dan mengandung berbagai macam nutrisi, termasuk 20 vitamin dan mineral yang berbeda. Gambar dibawah ini menunjukan nutrisi yang ada di dalam 100 gram buah alpukat.



2. Alpukat mengandung kalium lebih tinggi dari pisang


Kalium adalah nutrisi yang kebanyakan orang tidak mampu memenuhi kebutuhannya setiap hari. Nutrisi ini membantu pembentukan sel, pembentukan organ dalam tubuh, juga pembentukan jaringan pada tubuh manusia.

Alpukat sebenarnya mengandung kalium yang tinggi yaitu dalam 100 gram buah alpukat mengandung 485 mg kalium. Beberapa studi menunjukan bahwa mendapatkan asupan kalium yang tinggi mampu membantu menurunkan tekanan darah, mengurangi resiko serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Prinsipnya bahwa kalium adalah zat penting yang dibutuhkan oleh banyak orang, dimana banyak orang yang tidak mampu memenuhi kebutuhan kalium harian. Nah, dengan alpukat yang memiliki kalium yang tinggi akan membantu memenuhi kebutuhan kalium manusia.


3. Alpukat baik untuk hati karena mengandung asam lemak tak jenuh tunggal


Perlu diketahui bahwa alpukat merupakan makanan yang tinggi lemak. Faktanya, 77 % dari kalori di dalam buah alpukat berasal dari lemak yang menjadikan alpukat sebagai salah satu makanan nabati berlemak tinggi.

Meskipun mengantung lemak, tapi lemak yang ada dalam buah alpukat adalah asam oleat yaitu asam lemak tak jenuh tunggal. Nutrisi ini merupakan sama dengan komponen utama dalam minyak zaitun dan dipercaya memiliki manfaat yang baik bagi tubuh manusia.

Asam oleat banyak digunakan untuk mengurangi peradangan dan telah terbukti memiliki manfaat untuk memerangi gen kanker. Lemak pada alpukat juga tahan terhadap oksidasi akibat panas, yang menjadikan minyak alpukat sebagai pilihan sehat dan aman untuk memasak.

4. Alpukat mengandung serat


Serat adalah nutrisi yang ditemukan dalam jumlah yang cukup besar dalam buah alpukat. Serat adalah bagian tanaman yang sulit dicerna yang dapat membantu terhadap penurunan berat badan, mengontrol kadar gula dalam darah, dan mampu mengurangi resiko berbagai penyakit.

Perbedaan antara serat larut dan tidak larut :


Serat larut dikenal dapat memberi makan pada bakteri di usus, yang sangat penting untuk mengoptimalkan fungsi tubuh kita.

Dalam 100 gram alpukat mengandung 7 gram serat. Sekitar 25% dari serat dalam alpukat adalah serat larut, sedangkan 75 % sisanya adalah serat tidak larut.

Prinsipnya alpukat cenderung tinggi serat, sekitar 7% berat alpukat merupakan serat, dimana lebih tinggi dibandungkan dengan makanan lainnya. Serat memiliki berbagai manfaat untuk menurunkan berat badan dan untuk kesehatan metabolisme.


5. Mengkonsumsi alpukat bisa menurunkan kolesterol dan trigliserida


Penyakit jantung adalah penyebab kematian yang paling umum di dunia. Hal ini diketahui bahwa darah dikaitkan sebagai penyebab meningkatnya resiko penyakit jantung. Seperti kolesterol, trigliserida, inflamasi, tekanan darah, dan banyak lagi.

Dalam penelitian menunjukan bahwa alpukat termasuk dalam diet vegetarian rendah lemak, yang mampu mengurangi kolesterol dalam tubuh.

Prinsipnya adalah sejumlah penelitian telah menunjukan bahwa mengkonsumsi alpukat dapat membantu resiko penyakit jantung.


6. Orang yang makan alpukat cenderung sehat


Salah satu penelitian mengamati kebiasaan makan dan kesehatan orang yang makan alpukat.

Dalam penelitian tersebut menganalisis 17.567 data peserta survei di Amerika. Orang yang mengkonsumsi alpukat diketahui menjadi lebih sehat dibandingkan orang yang tidak mengkonsumsi alpukat.

Orang yang makan atau mengkonsumsi alpukat memiliki asupan gizi yang jauh lebih tinggi dan setengah lebuh mungkin memiliki sindrom metabolik, yang merupakan faktor utama penyakit jantung dan diabetes.

Orang yang mengkonsumsi alpukat secara teratur juga berat badannya berkurang, memiliki BMI yang lebih rendah serta lemak di perut juga berkurang secara signifikan. Kemudian mereka juga memiliki HDL (Kolesterol baik) lebih banyak.

Namun, hal ini tidak menjamin bahwa alpukat menyebabkan orang menjadi lebih sehat. Karena banyak faktor yang mempengaruhi kesehatan.


7. Alpukat memiliki antioksidan yang tinggi yang mampu melindungi mata


Alpukat tidak hanya meningkatkan penyerapan antioksidan dari makanan lain, tapi alpukat juga memiliki antioksidan yang tinggi.

Alpukat memiliki nutrisi yang disebut dengan Lutein dan Zeaxanthin yang penting untuk kesehatan mata. Studi menunjukan bahwa nurtisi tersebut mampu mengurangi resiko katarak dan degenerasi makula, yang umumnya terjadi pada orang tua.

Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi alpukat akan memberikan manfaat untuk kesehatan mata dalam jangka panjang.

Intinya bahwa alpukat memiliki antioksidan yang tinggi, yang termasuk Lutein dan Zeaxanthin. Nutrisi tersebut penting untuk kesehatan mata dan menurunkan resiko degenerasi makula dan katarak.


8. Alpukat bisa membantu mencegah kanker


Ada bukti yang menunjukan bahwa alpukat bermanfaat untuk mencegah kanker.

Salah satu studi menunjukan bahwa alpukat dapat membantu mengurangi efek samping dari kemoterapi dalam limsofit manusia.

Ekstrak alpukat juga telah terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker postat. Namun perlu diingat bahwa studi tersebut dilakukan pada sel-sel yang terisolasi dan tidak benar-benar membuktikan tentang apa yang terjadi pada manusia yang hidup dan bernapas.

Prinsipnya, beberapa penelitian pada sel terisolasi telah menunjukan bahwa nutrisi dalam alpukat memiliki manfaat dalam mencegah kanker prostat, dan menurunkan efek sampung dari kemoterapi dalam beberapa sel.


9. Alpukat membantu meringankan gejala arthritis


Beberapa studi menunjukan bahwa ekstrak alpukat dan minyak kedelai yang disebut Avocado and Soybean unsaponifiables, dapat mengurangi gejala arthritis tulang, yang disebut osteoarthritis.


10. Makan alpukat bisa membantu menurunkan berat badan


Ada beberapa bukti bahwa alpukat adalah makanan yang mampu menurunkan berat badan. Alpukat yang tinggi serat dan rendah karbohidrat mampu menurunkan berat badan, setidaknya dalam konteks yang sehat dan pola makan yang sehat, serta di imbangi dengan olahraga secara teratur.