Menjadikan matematika lebih menyenangkan dalam aktivitas sehari-hari

Menjadikan matematika lebih menyenangkan dalam aktivitas sehari-hari. Pernahkah Anda bertanya-tanya bahwa ketidaksukaan Anda terhadap matematika akan menurun ke anak-anak Anda? Tenang, Anda tidak sendirian. Banyak orang tua yang tidak suka dengan matermatika di masa lalunya, berpikir bahwa hal yang mereka alami juga akan dirasakan oleh anaknya kedepannya. Jangan khawatir, karena kemampuan matematika ini bukan karena faktor keturunan.

Menjadikan matematika lebih menyenangkan dalam aktivitas sehari-hari


Anda bisa membantu anak Anda agar menyukai matematika dengan membuatnya menyenangkan ketika diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, hal ini menjadi kesempatan belajar yang keren.

Menurut Dr. Andrea Pastorok seorang Psikolog pendidikan Kumon Matematika dan Reading Center, bahwa menumbuhkan kecintaan anak terhadap matematika  harus menyenangkan dan terhindar dari stres. “Anak-anak memiliki kemampuan alami untuk berpikir dan memecahkan masalah. Orang tua yang menunjukan antusiasme akan matematika akan membantu membangun ketereampilan penting yang dibutuhkan untuk kehidupan”, kata Dr. Andrea Pastorok.

Berikut adalah beberapa aktifitas sederhana yang bisa menjadi pembelajaran, seperti permainan anak-anak :

  • Menggambar angka yang besar pada selembar kertas dan mendorong anak Anda untuk mengubah nomor tersebut menjadi bentuk hewan favoritnya, makanan favorit, atau karakter kartun misalnya.

  • Ajak anak Anda dalam mengukur atau menakar bahan-bahan makanan ketika Anda sedang memasak atau mencari tahu wadah besar yang mampu menampung mainannya.

  • Minta anak Anda untuk menghitung irisan apel atau buah lain, kemudian membagi makanan atau buah tersebut untuk semua anggota keluarga

  • Ketika Anda meminta sesuatu, jangan lepa menyebutkan jumlahnya. Misalnya tolong ambilkan lima buah krayon

  • Ajak menghitung setiap hari, misalnya menghitung mobil, pohon, rumah disekitar, lampu merah.

  • Ajarkan membagi dengan memotong kue menjadi dua dan kemudian dipotong lagi sehingga menjadi empat potong. Kemudian jelaskan apa itu seperempat dan setengah.

  • Ajarkan mencuci tangan dengan sabun minimal 10 detik. Mintalah anak Anda menghitung hingga 10 atau 15 setiap kali cuci tangan

  • Ajak berbicara tentang bentuk ubin di lantai. Dan bisa menggunakan media itu untuk berlajar berhitung.

  • Bantu dalam berhitung dan memikirkan angka berapa berikutnya. Misalnya tanyakan sekarang membaca halaman berapa? Setelah halaman itu akan muncul halaman berapa?

Kegiatan yang mudah dapat membangun dasar yang kuat. Selain itu, Anda akan senang ketika melihat anak Anda menunjukan kreativitasnya.