Inilah kesalahan dalam menangani kasus bullying yang tidak disadari

Menangani kasus bullying : Jika anak Anda dibully, hal itu bisa menjadi pengalaman buruk baginya. Banyak anak yang tidak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika mereka dibully, dan seharusnya mereka mengetahui cara yang benar untuk mengatasi masalah mereka ketika di bullying. Banyak anak yang menggunakan cara yang salah dalam menangani bullying, bahkan mereka tidak melakukan apa-apa atau pasrah ketika di bully. Sehingga, jika anak-anak dibully atau menjadi korban bullying, jangan sampai mereka melakukan kesalahan tersebut.

Inilah kesalahan dalam menangani kasus bullying yang tidak disadari


Jika anak Anda sedang dibully, pastikan bahwa mereka tidak merasa bahwa hal tersebut terjadi karena kesalahan mereka. Banyak anak yang tidak menyadari anak hal ini dan akhirnya mereka merasa rendah diri ketika dibully, serta akan terus muncul perasaan bersalah atau menyalahkan diri sendiri karena kasus bullying yang menimpanya. Bullying bukanlah kesalahan korban bullying, apapun alasan yang mengakibatkan mereka menjadi target bullying. Pastikan anak Anda mengeti hal ini, sehingga mereka tidak selalu merasa bersalah dalam hidupnya kedepan. Dengan begitu mereka juga akan lebih terbuka dan bersedia berbagi masalah dengan Anda sebagai orang tuanya.


Pastikan anak Anda tidak membully balik jika mereka menjadi korban bully. Anda harus mengajarkan mereka cara yang positif untuk membela diri dan pastikan mereka tidak melanjutkan kejadian tersebut, dengan membully balik anak yang telah melakukan tindakan bullying ke anak Anda. Anak-anak akan sering mencoba untuk membully balik orang yang sudah membully-nya, hal ini bukan menyelesaikan masalah tapi justru akan memperpanjang masalah. Anak-anak yang menjadi korban bullying akan sering mencoba balas dendam dengan cara bullying juga, hal ini adalah cara yang salah untuk dilakukan.

Sebagai orang tua, Anda harus memberitahu anak Anda bahwa hal yang penting untuk dilakukan adalah mereka harus memberitahu orang tuanya atau orang dewasa yang mereka percaya tentang apa yang sedang terjadi pada mereka. Banyak anak yang takut memberitahui ketika mereka menjadi korban bullying. Coba beritahu bahwa dengan mengatakan kejadian bullying yang mereka alami ke orang dewasa adalah cara terbaik untuk membuat perilaku bullying berhenti. Hal ini bisa menjadi suatu kewajaran ketika seorang anak yang dibully tidak mau menceritakan apa yang mereka alami, jadi pastikan Anda meyakinkan mereka bahwa Anda bisa membantu mengatasi masalah anak Anda. Anak-anak mungkin tidak mau berbicara kepada orang tua atau guru mereka, sehingga mereka membutuhkan orang dewasa lain yang bisa dipercaya untuk curhat seperti misalnya guru les, pelatih olahraga, bahkan guru ngajinya.

Dorong anak Anda agar menghabiskan waktu dengan teman-temannya atau melakukan kegiatan positif yang mereka senangi. Banyak anak yang menjadi korban bullying akan menarik diri dari teman-temannya baik dalam pergaulan disekolah atau lingkungan tempat tinggalnya, jadi cegah hal tersebut serta dukung anak Anda mengikuti berbagai kegiatan positif. Hal ini dikarenakan ketika memiliki banyak teman akan meminimalisir menjadi korban bullying dan kegiatan yang positif mampu meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Jika anak Anda sedang dibully, pastikan mereka tidak menjadi depresi atau membully balik. Banyak anak yang berusaha untuk memilih orang lain untuk dibully atau menjadi depresi ketika mereka menjadi korban bullying. Pastikan anak Anda tidak melakukan hal ini, karena akan menyebabkan kerusakan pada sisi emosional dan hal tersebut bukanlah cara yang baik untuk mengatasi permasalahan. Seringkali tindakan bullying terjadi karena anak tidak memiliki cara lain untuk mengatasi masalah mereka. Sehingga berikan anak Anda inspirasi atau ide-ide tentang cara yang baik untuk memecahkan masalah mereka, sehingga hal ini akan memotong siklus bullying.

Comments