Apa yang harus dilakukan jika anak menjadi pelaku bullying

Pelaku Bullying : Anak-anak pada umumnya suka saling mengejek antara satu dengan yang lain, dan sering kali hal ini terjadi secara alami dan tidak ada dampak negatifnya. Namun ketika seorang anak menjadi pelaku bullying, mereka bisa saja dengan serius melukai anak-anak lain baik secara fisik ataupun emosinya. Hal ini penting diketahui untuk mengentukan perilaku bullying sebelum memperparah kondisi misalnya melukai anak lain, bahkan kalau di Indonesia banyak kasus anak kecil yang tewas karena temannya sendiri. Kebanyakan orang berpikir menghentikan bullying ini ketika anaknya menjadi korban bullying atau agar tidak menjadi korban bullying, terus apa yang harus dilakukan jika anak Anda menjadi pelaku bullying?

Apa yang harus dilakukan jika anak menjadi pelaku bullying

Ada banyak alasan mengapa seorang anak menjadi pelaku bullying, ada kasus yang tidak serius dan bisa dengan mudah diatasi, namun ada juga masalah bullying yang sangat serius yang harus diselesaikan dengan serius antara pelaku dan korbannya. Anak-anak membully anak lain karena mereka rendah diri, kemudian mereka ingin mendapatkan perhatian dengan mencoba untuk membully anak yang selainnya. Mereka mungkin pernag mengalami tindakan bullying atau menjadi korban bullying yang dilakukan anak lain atau orang dewasa. Namun tidak peduli alasannya, jika anak Anda menjadi pelaku bullying maka Anda harus melakukan langkah-langkah berikut ini.

Pertama Anda harus berbicara dengan anak Anda tentang apa yang telah atau sedang terjadi. Sering kali seorang anak yang menjadi pelaku bullying sedang mengalami gangguan dalam dirinya atau sedang menghadapi kekerasan. Coba berempati dengan menempatkan diri pada posisi anak Anda untuk memahami motif dibalik perilaku bullying yang dilakukannya. Jika anak Anda sedang mencari perhatian, sedang mencari teman, atau rendah diri, maka Anda harus bisa membantunya untuk mengatasi masalah tersebut jika Anda sudah menemukan sebab-sebab terjadinya perilaku tersebut.

Coba memberitahu dan menjelaskan kepada anak Anda bahwa bullying adalah masalah yang sangat serius dan memiliki berbagai dampat negatif jika terus dilakukan. Sekolah tidak akan mentolerir perilaku bullying dan perilaku bullying yang dilakukan anak Anda akan berususan dengan sekolah. Biarkan anak Anda mengetahui bahwa perilakunya harus dihentikan atau kalau tidak, maka akan terjadi dampak yang serius. Sering kali pelaku bullying yang tidak menghentikan perilaku bullying-nya, berpotensi memiliki masalah dalam hidupnya misalnya tindak kejahatan dan lain sebagainya.

Komunikasi dengan guru atau pihak sekolah yang mengetahui atau menyaksikan bullying yang dilakukan anak Anda. Bekerja sama dengan guru dan pihak sekolah adalah cara yang efektif untuk menghentikan bullying, dibandingkan harus melakukan sendirian. Diskusi tentang cara-cara untuk menghentikan anak Anda agar tidak terus menerus menjadi pelaku bullying. Mungkin guru anak Anda bersedia membantu menghentikan perilaku bullying tersebut, seperti halnya sekolah yang menganggap hal itu masalah yang serius.

Jika ada anak-anak lain yang terlibat dalam perilaku bullying anak Anda, mungkin Anda bisa membicarakannya dengan orang tua mereka. Kadang anak-anak melakukan tindakan bullying bersama-sama dan tidak semua orang tua mengetahui hal tersebut. Orang tua juga harus bersama-sama untuk menguatkan pandangan bahwa menjadi pelaku bullying itu tidak baik dan sebelum menjadi parah maka lebih baik dihentikan.

Terakhir, Anda harus menjelaskan alasan mengapa anak Anda menjadi pelaku bullying. Jika anak Anda ingin mendapatkan perhatian, mendapatkan teman, atau hanya ingin menyesuaikan diri, maka coba memberikan solusi cara yang tepat tanpa harus melakukan bullying. Jika anak Anda memiliki masalah lain yang lebih serius, maka mungkin Anda membutuhkan bantuan orang yang profesional misalnya Psikolog anak untuk membantu mangatasi masalah anak Anda. Dengan memberikan anak Anda cara yang positif untuk memecahkan masalah akan menjauhkankan dari tindakan bullying dan menghentikan perilaku bullying yang mereka lakukan.

1 comments so far

Visitor Rating: 5 Stars


EmoticonEmoticon