Uniknya saat berjualan ke seorang wanita dibandingkan pria

Uniknya saat berjualan ke seorang wanita dibandingkan pria : Harus menggunakan pendekatan yang berbeda ketika menjual produk atau layanan ke seorang pria  dibandingkan menjual ke seorang wanita. Hal ini dikarenakan oleh pola pikir antara pria dan wanita sangat berbeda, karena memang pemikiran pria dan wanita dipengaruhi oleh metode yang berbeda pula.

Uniknya saat berjualan ke seorang wanita dibandingkan pria


Misalnya, ketika seorang pria memilih untuk membeli mobil maka dia akan melihat model mobil terbaru, kecepatannya, jarak yang mampu ditempuh, medan yang bisa dilalui, dan lainnya. Tepi jika seorang wanita membeli mobil maka dia akan memilih mobil berdasarkan warnanya, keindahannya. Seorang wanita akan menyukai yang cocok atau sesuai dengan baju kerja atau aksesoris yang sering digunakan seperti jam tangan, dan sebagainya, kemudian juga membutuhkan tempat yang cukup untuk menyimpang barang-barang yang dibutuhkan. Hal ini karena memang secara psikologis banyak perbedaan antara pria dan wanita, yang akhirnya mempengaruhi cara pembelian produk.


Penjelasan sangat penting dilakukan. Sales atau penjual yang menjual produk ke laki-laki tidak harus memperhatikan penampilan dan kebersihannya, kemudian mungkin tidak masalah jika tidak membawa berkas seperti brosur, surat dari perusahaan, atau tidak masalah jika tidak menggunakan kemeja yang rapi. Sangat berbeda ketika menjual ke seorang perempuan, karena si sales atau penjual harus bersih mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Dia harus menyisir rambut dengan rapi dan menarik, penampilan wajah, bahkan sepatu harus kinclong. Sales atau penjual harus siap dengan semua berkas atau dokumen yang diperlukan untuk meyakinkan customer.

Kata-kata yang keluar harus ekstra “care” ketika dihadapan pelanggan perempuan. Wanita adalah pendengar yang baik dan menganalisa setiap kata yang diucapkan oleh orang yang didengarkannya. Banyak melibatkan emosional dalam berbicara karena perempuan terbawa emosionalnya (emosi bisa banyak hal, emosi tidak harus identik dengan marah). Misalnya menjual pakaian atau fashion wanita, katakan padanya bagaimana jika dia akan terlihat tidak menarik karena keringat saat musim panas atau kemarau. Kemudian sarankan menggunakan baju berbahan katun yang bagus dan memintanya untuk mencoba. Customer akan sangat tersentuh dan akan segera melakukan pembelian produk tersebut.

Bagian yang penting lainnya adalah jangan pernah berhenti berbicara dengan customer perempuan. Saat penjual berhenti berbicara, maka dia akan mulai berpikir secara mendalam tentang produk dan akan mulai memeriksa secara detail produk Anda dan akan berpikir dua kali untuk membelinya. Uniknya, wanita memliki multi-tasking. Mereka bisa mendengarkan serta membaca dalam waktu yang bersamaan. Jadi mengondisikan agar dia terlibat dalam banyak hal dalam satu waktu mungkin bisa jadi solusi. Seorang pria tidak memiliki bakat multi-tasking seperti perempuan, maka jika customernya laki-laki sibuk dengan hal lain maka segera berhenti berbicara atau menjelaskan. Karena dia akan konsentrasi dengan hal-hal yang dilakukan dan Anda bicara atau menjelaskan pun akan sia-sia.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah seorang sales wanita jangan menjual produk ke customer pria.  Hal ini karena wanita banyak bicara dan laki-laki adalah pendengar yang buruk. Sales wanita akan terus menjelaskan produk secara detail dan customer laki-laki akan menganggung-anggukan kepalanya tanpa mengerti maksudnya. Customer laki-laki tidak bisa menunjukan ekspresi saat paham atau tidak, ekspresinya sulit ditebak. Tapi di sisi lain, customer wanita dapat dengan mudah  mengungkapkan ekspresinya, bahkan tanpa harus mengatakan dengan ekspresi wajah pun bisa dilihat orang ini paham atau tidak.  Jadi ketika seorang sales atau penjual menagani customer perempuan, ia harus terus memperhatikan dan menyesuaikan ekspresi customernya tersebut. Jadi mereka akan menunjukan ekspresi bingung, tidak suka, tidak paham, dan sebagainya, sehingga coba untuk memahami mereka.

Customer pria dapat dengan mudah memahami suatu produk hanya dengan menggambar atau corat coret tentang manfaat produk di sebuah kertas dan menggunakan pensil atau bolpoin saja. Pira memiliki kemampuan yang baik dalam visualisasi gambar tiga dimensi dari produk yang sedang dijelaskan. Tapi wanita tidak seperti itu, untuk memberikan gambaran yang jelas, mereka perlu sample produk atau produk riilnya.

Memberikan pujian kepada customer laki-laki adalah hal yang sangat baik untuk dilakukan. Daia akan lebih senang dan akan menganggap itu hal yang positif. Tapi seorang wanita selain pendengar yang baik tapi mereka juga pendengar yang berhati-hati, sehingga pujian apapun harus dilakukan secara hati-hati. Bisa-mereka akan mengetahui jika pujian Anda adalah pujian palsu.