Keuntungan Franchise atau Waralaba Untuk Entrepreneur

Keuntungan Franchise atau Waralaba  : Mungkin banyak orang berpikir menempuh pendidikan tinggi dengan tujuan mudah dalam mencari pekerjaan. Dan tidak sedikit pula yang tidak bermodalkan kemampuan khusus tapi justru hanya bermodalkan ijazah hasil pendidikannya.



Yang menjadi pertanyaan, mengapa mereka memposisikan diri sebagai pekerja? Sekalipun harus bekerja untuk suatu perusahaan mereka memposisikan diri sebagai karyawan yang hanya orientasi gaji tanpa orientasi pengembangan dirinya. Kalau mengacu pada artikel Self-Employed bekerja untuk siapa? bisa diambil hikmah bahwa pekerja atau karyawan bukan aset perusahaan tapi mereka adalah partner kerja perusahaan. Sehingga perusahaan adalah client yang membutuhkan jasa atau kemampuan karyawan / pekerja.

Kalau memposisikan diri seperti itu, maka status karyawan atau pekerja sama dengan seorang pengusaha atau entrepreneur. Masing-masing punya keunggulan produk ataupun layanan yang punya daya jual.

Tapi bagaimana jika Anda menjadi seorang pengusaha yang menjual produk barang riil? Anda perlu menyelesaikan dan membuat keputusan sendiri . Apa yang perlu Anda lakukan adalah memulai bisnis Anda sendiri dan berusaha untuk menjadi yang terbaik.

Jika Anda memikirkan hal ini, Anda akan menyadari bahwa Anda harus memulai pada suatu tempat.  Sebagian besar pemilik bisnis membuka usaha kecil, dan bisnis ini lebih sering melayani konsumen langsung dari tempat bisnis mereka. Namun jenis bisnis seperti ini jarang bisa menjadi besar, bahkan tak jarang juga tutup atau bangkrut di tahun pertama.

Kelemahan lain bisnis semacam ini adalah kenyataan bahwa faktor resiko kegagalan yang lebih besar. Dengan memulai bisnis Anda sendiri, Anda harus membangun nama dan reputasi yang merupakan suatu yang tidak bisa dilakukan secara instan.

Keuntungan Franchise atau Waralaba


Jadi, sebagian besar pemilik bisnis beralih ke peluang waralaba alias franchise untuk mendapatkan peluang bisnis baru. Peluang waralaba atau franchise membantu orang yang ingin berbisnis dengan memberikan mereka arahan tentang cara untuk melakukan bisnis mengikuti arah atau sistem mereka. Hal ini berarti orang yang membeli franchise akan mendapatkan tips langsung dari pemilik franchise yang sudah terbukti berhasil.

Peluang waralaba atau francshise lainnya yaitu membantu entrepreneur baru untuk menembus pasar yang sudah dikuasai oleh brand-brand terkenal. Coba lihat nama-nama besar yang sudah terbentuk sejak lama dan ketika Anda merintis dari awal kemudian bersaing dengan mereka maka akan mengalami kesulitan yang luar biasa.

Berikut adalah contoh bagaimana peluang wirausaha menjadi andalan bagi yang ingin mulai berbisnis dan bersaing.
Misalnya Tony Tan yang lulus perguruan tinggi dan khawatir dengan masalah financial. Dia melakukan kunjungan ke pabrik es krim, dari situ mulai terpikir untuk berbisnis dengan mengambil peluang waralara dan membuat toko es krim sendiri.

Ketika ia membuka bisnisnya selama musim panas. Tentu banyak pelanggan yang datang dan bisnisnya laris manis. Kondisi yang berbeda terjadi ketika musim hujan, tidak ada yang membeli es krimnya sehingga ia membuat produk baru burger dan makanan ringan. Burger mampu tumbuh dan berkembang.

Jollibee adalah nama bisnis yang digunakannya yang selama ini mendominasi pasar Asia bersaing dengan McDonald. Ia memenangkan the Ernst and Young Entrepreneur of the World award pada 2004.

Jika Anda bisa melihat tentang pengusaha asal Filipina Tony Tan dan bisnisnya Jollibee, maka Anda akan bisa melihat bagaimana franchise yang dipimpinnya mampu bersaing.

Bagaimana cara memilih peluang waralaba atau franchise?


Nah, ada beberapa yang perlu dipertimbangkan. Pertama adalah pertanyaan mendasar, berapa banyak modal yang Anda butuhkan untuk mendapatkan peluang waralaba atau franchise? Pertanyaan berikutnya, berapa banyak keuntungan Anda dengan menggunakan franchise atau waralaba?

Pertanyaan lain terkait bagaimana regulasi hukum yang berlaku di daerah Anda. Misalnya syarat yang dibutuhkan, perijinannya, dll

Sebagai entrepreneur Anda harus mempelajari faktor-faktor yang berbeda dari semua peluang waralaba atau franchise sebelum membeli waralaba atau franchise tersebut.