Bisakah kebijakan cuti bos facebook diterapkan dalam usaha kecil ?

Bisakah kebijakan cuti bos facebook diterapkan dalam usaha kecil ? : Pendiri Facebook Mark Zuckerberg mengejutkan komunitas bisnis baru-baru ini ketia ia mengumumkan bahwa ia akan mengambil cuti selama dua bulan setelah kelahiran anak pertamanya.

Bisakah kebijakan cuti bos facebook diterapkan dalam usaha kecil ?


Zuckerberg membuat pengumuman pada fanspage facebooknya, dia menunjukan studi tentang orang tua yang bekerja sebenarnya mengambil waktu atau tidak memiliki waktu untuk bersama dengan bayi mereka, yang berdampak pada anak-anak dan keluarganya. Oleh karena itu Zuckerberg menawarkan karyawan Facebook di Amerika cuti kehamilan hingga 4 bulan dan tetap dibayar selama cuti ataupun mereka mendapat jatah cuti setiap tahunnya.


Hal yang dilakukan Mark Zuckerberg tersebut hampir tidak pernah dilakukan oleh perusahaan manapun, bahkan untuk seorang wanita yang cuti melahirkan anak. Seorang CEO Yahoo, Marissa Mayer pun hanya mengambil cuti dua minggu untuk kelahiran anak pertamanya setelah ia menjadi CEO. Dan baru-baru ini ia berencana mengambil cuti yang lebih singkat setelah kelahiran bayi kembarnya.

Bahkan pada level usaha kecil, para wanita pemilik usaha kecil mungkin tidak bisa benar-benar meluangkan banyak waktu setelah kelahiran anaknya.

Mark Zuckerberg bukanlah yang pertama menekankan pentingnya cuti orang tua untuk membantu karyawannya mencapai keseimbangan kerja / keseimbangan hidup. Perusahaan teknologi Silicon Valley yang “dompetnya tebal” juga menawarkan cuti tapi tetap mendapatkan gaji. Bahkan beberapa tempat kerja yang konservatif di Amerika mulai menyadari pentingnya cuti para orang tua baru (baik istri ataupun suaminya). Bahkan Presiden Obama mengumumkan bahwa karyawan federal mendapatkan cuti enam minggu dalam persalinan dan tetap mendapatkan gaji.

Apakah keputusan Mark Zuckerber bisa ditiru oleh pelaku usaha kecil?


Misalnya menawarkan cuti kepada karyawan laki-laki yang anaknya baru lahir dan tetap digaji meskipun cuti. Jawabannya tergantung pada banyak faktor, termasuk faktor negara dimana usaha kecil tersebut berada. Kemudian jumlah karyawan, misalnya karyawan cuma 3 orang kalau ditinggal cuti nanti siapa yang mengerjakan jobnya? Dan yang paling pengting adalah faktor keuangan, karena usaha kecil yang keuangannya tidak sebanyak facebook akan kesulitan membayar orang yang cuti, apalagi yang cuti laki-laki karena anaknya baru lahir.

Tapi jika memang tidak bisa dilakukan atau tidak meniru bos facebook tersebut, paling tidak bisa berempaty bagi orang tua yang anaknya baru lahir. Misalnya ada yang ngantuk saat kerja karena malamnya harus merawat anaknya, jadi harus melekan.

Karyawan akan menghargai kebijaksanaan pemilik usaha kecil yang memberikan kesempatan dan kemudahan untuk anak mereka yang baru lahir. Misalnya tidak ada cuti, dan tidak memberikan kesempatan menjadi orang tua baru bisa jadi ada kemungkinan mereka akan meninggalkan perusahaannya.