Asuransi jiwa dan Kesehatan Dalam Perencanaan Keuangan Pribadi

Asuransi jiwa dan Kesehatan Dalam Perencanaan Keuangan Pribadi : Asuransi jiwa dan kesehatan telah lama dikenal sebagai bagian yang diperlukan dan sangat penting dalam individu dan program keuangan keluarga. Dalam masyarakat modern, rasa tanggungjawab terhadap keluarga berarti bahwa asuransi akan menjadi hal yang penting untuk dipilih.

Asuransi jiwa dan Kesehatan Dalam Perencanaan Keuangan Pribadi


Dan hingga saat ini asuransi jiwa dan kesehatan terus menduduki perang penting dalam proses perencanaan keuangan. Artikel ini dibuat untuk memberikan pengenalan proses dan menunjukan bahwa asuransi jiwa dan kesehatan dapat membantu dalam melengkapi perencanaan keuangan seseorang.


Perencanaan keuangan pribadi dapat dianggap sebagai proses dimaa seorang individu ataupun keluarga memutuskan untuk mengembangkan dan menerapkan perencanaan untuk mencapai tujuan mereka. Unsur-unsur penting dari konsep perencanaan keuangan ini adalah identifikasi tujuan keuangan dan perencanaan untuk mencapai tujuan.

Dikarenakan kita semua mengetahui bahwa manusia dihadapkan dengan berbagai resiko yang berbahaya, seperti kerugian properti karena kebakaran ataupun bencana alam, kemudian resiko kecacatan akibat kecelakaan bahkan kematian. Meskipun tidak bisa memprediksi ataupun mencegah kejadian yang berbahaya. Tapi paling tidak ,mungkin bisa bisa memberikan efek positif terhadap keuangan. Fungsi asuransi disini adalah untuk melindungi terhadap nasib buruk yang bisa kapan saja menimpa siapa saja.

Intinya asuransi adalah berbagi kerugian, dan proses pertukaran kerugian kecil ( yang disebut dengan premi ) dengan kerugian yang besar.

Jika resiko yang berbahaya adalah kematian, maka kerugian bisa tercover melalui asuransi jiwa. Jika hanya permasalahan kesehatan, mungkin bisa dicover dengan asuransi kesehatan.

Asuransi dapat di definisikan dua perspektif, yaitu perpektif masyarakat dan individu.


Dari sudut pandang masyarakat, asuransi jiwa atau kesehatan dapat didefinisikan sebagai perangkat sosial dimana individu dapat memindahkan resiko keuangan terkait dengan hilangnya nyawa atau kesehatan secara kelompok ataupun individu, dan yang terkait dengan akumulasi dana. Konsep ini berarti bahwa asuransi ada ketika ada pengalihan resiko dari individu ke kelompok.

Dari sudut pandang individu, asuransi jiwa dan kesehatan dapat didefinisikan sebagai perjanjuan dimana salah satu pihak membayar premi yang ditetapkan kepada pihak lain (perusahaan asuransi), dengan timbal balik perusahaan asuransi membayar sejumlah uang yang ditetapkan jika orang yang hidupnya diasuransikan meninggal ataupun orang yang mengasuransikan kesehatannya mengalami atau menderita penyakit.

Comments

Anonymous said…
Visitor Rating: 5 Stars