10 Besar Franchise atau Waralaba Di Tahun 2015


10 Besar Franchise atau Waralaba Di Tahun 2015


10 Besar Franchise atau Waralaba Di Tahun 2015. Berdasarkan laporan tahunan entrepreneur.com ke 36 di bulan januari 2015, ada 500 franchise atau waralaba yang terus berkembang luas dan cepat. Inilah 10 besar franchise atau waralaba yang diungkap strategi mencapai sukses dan mencapai targetnya.

Hotel Hampton

Budaya atau kultur mungkin bukan hal utama yang harus dipertimbangkan ketika memilih hotel yang tepat. Tapi di Hotel Hampton, budaya perhotelan atau yang disebut “Hamptonality” merupakan suatu hal yang berharga dan sangat menjual. Hal ini yang mengakibatkan hotel ini menempati ranking teratas dalam 500 besar franchise atau waralaba, dan menempati peringkat ini selama lima tahun berturut-turut.  Yang mereka lakukan adalah menyediakan layanan yang ramah, dan yang lebih mendasar adalah menyediakan kamar hotel yang banyak, jaminan atas kebersihan dan kesegaran tempat tidur serta jaminan uang kembali tanpa ditanya-tanya terlebih dahulu.

Gebrakan hotel Hampton yaitu belajar untuk menerapkan budayanya secara internasional. Pada tahun sebelumnya, hotel Hampton dibuka di London, Polandia, dan Rusia yang telah menambah jumlah hotelnya menjadi 2000 hotel di 16 negara. Di China, hotel Hampton akan membuka 400 hotel.

Anytime Fitness


Anytime Fitness turun dari posisi pertama ke posisi kedua dalam 500 besar franchise. Hal ini bukan berarti club fitness 24 jam ini kehilangan keistimewaannya. Bahkan pada tahun 2014 merupakan salah satu tahun gemilang bagi perusahaan ini. Anytime Fitness telah memiliki 2 juta anggota di Januari 2015.

Ekspansi yang dilakukan perusahaan ini telah mencapai hampir 3.000 lokasi di 50 negara bagian amerika, dan 20 negara lain termasuk pertama kalinya hadir di Singapura, Malaysia, Hongkong dan Filipina dan akan terus berkembang di tahun berikutnya. Anytime Fitness memperkirakan akan mambuka 350 unit lagi, untuk mendorong rekor pendapatan franchise fitness.

Subway


Dalam websitenya, Subway memiliki ticker yang berisi list cabang yang dibukanya. Ketika masuk website muncul angka 44.594 restoran di 111 negara (30/12/2015).   Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini mengatakan bahwa masih banyak peluang di Amerika Serikat. Franchise makanan ini biasanya ada di internastional market dan bukan di tempat-tempat tradisional atau pinggiran. Perusahaan ini memiliki lebih dari 1.900 unit di Walmart dan di tahun 2014 sekitar 300 unit menempati rumah sakit di seluruh dunia.

Subway tidak berusaha untuk mendominasi franchise dunia berdasarnya jumlah unit yang dibuka saja, tapi juga menjadi pilihan konsumen setiap harinya. Produk sarapan baru diluncurkan beberapa tahun lalu, dan Flatizza yaitu sebuah pizza kecil menjadi produk andalan Subway dalam kategori makanan ringan yang cepat tumbuh.

Jack In The Box


Pada tahun 2005, hanya 25 persen dari Jack In The Box outlet yang menjadi Franchise atau waralaba. Namun saat ini sekitar 80 persen outlet perusahaan yang berbasis di San Diego Amerika Serikat tersebar dengan sistem franchise. Hal ini dikarenakan oleh kepemimpinan baru dan perluasan perusahaan di Amerika.

Sementara brand lain fokus untuk memasukan banyak daging pada burger atau kenari di salad, namun Jack In Box ini menawarkan sesuatu yang berbeda. Dengan menu dari taco menjadi telur gulung. Dan pada tahun 2014, perusahaan ini terus berinovasi dan meluncurkan menu sarapan baru yaitu barrito dan donat croissant.

Supercuts


Tahun 2012, Supercuts merupakan salah satu salon rambut yang berbasis di Minneapolis yang berorientasi nilai yang telah membawa presiden baru dan juga CEO-nya fokus untuk menumbuhkan merk. Hasilnya tidak malah menjadi lebih baik. Kemudian Supercuts menambah 144 franchise baru dan membuka 124 toko di seluruh Amerika Serikat, sehingga pada saat itu memiliki 2500 cabang.

Sebagian besar franchise baru tidak memiliki latar belakang salon tapi mereka profesional dalam bidang bisnis yang tertarik pada Supercuts. Karena sebagian besar pengusaha tersebut tetarik untuk mengembangan Supercust, maka hal ini yang menjadikan Supercuts mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Hal ini diprediksi akan terus tumbuh secara kontinyu.

Jimmy John’s Gourmet Sandwiches


Banyak prosedur standar yang harus dilakukan untuk mempromosikan merek untuk menjadi yang terbaik. Namun Jimmy John mengakui bahwa sandwichnya sementara ini cukup baik, meskipun bukan terbaik di dunia. Terlebih lagi, perusahaannya tidak menjalankan promosi khusus dan jarang melakukan promosi, dan jika promosipun ketika ada perubahan menu. Yang membuat istimewa perusahaan ini adalah pelayanan yang sangat cepat, yaitu pembuatan sandwich hanya membutuhkan waktu dalam hitungan detik.

Perusahaan ini memiliki 2.100 unit cabang yang menjadikannya 10 besar perusahaan franchise atau waralaba. Bahkan perusahaan ini menambahkan 300 cabang baru di tahun 2014 dan 300 dibuat di tahun 2015. Yang paling mengesankan adalah bahwa 80 persen pertumbuhan perusahaan tersebut merupakan dari sistem franchise.

Servpro


Servpro telah membersihkan sisa bencana yang disebabkan oleh alam ataupun oleh manusia selama sekitar 46 tahun. Perusahaan ini memiliki 1.700 cabang franchise.

Pada 2014 perusahaan ini merilis alat baru untuk waralabanya, yaitu DryBook sebuah software yang memungkinkan teknisi menjalankan teknik pengeringan standar industri dan meningkatkan hasil kerja mereka, serta mengembalikan keadaan properti seperti rumah, kantor, gedung, dll secara cepat. Dengan menggunakan website yang terhubung dengan DryBook maka data-data dari DryBook akan dikumpulkan untuk memberitahukan pemilik rumah atau bangunan tentang perbaikan yang akan dilakukan. Servpro juga meluncurkan pengering ruangan baru untuk digunakan di franchisenya untuk mengembalikan dokumen yang rusak seperti berkas, foto, dan lain-lain. Dengan cara kerja pengeringan beku.

Denny’s


Denny’s telah bekerja keras untuk memasukan hal yang menyenangkan pada merek mereka. Selain menambahkan menu “Hobbit” yang diperkenalkan pada tahun 2012, perusahaan ini juga menciptakan animasi yang menampilkan petualangan antara telur, pan cake, bacon, dan sosis yang disebut “The Grand Slam”.  Denny’s juga menjalin kerjasama dengan Atari untuk membuat menu “remixed”, kemudian juga meluncurkan menu sarapan video game klasik seperti “Hashteroids”, “Centipup”, dan “Take-Out”.

Ditengah gencarnya promosi, Denny’s serius fokus pada bisnisnya. Pada 2014, Denny’s berhasil menambahkan 40 unit franchisenya, yang akhirnya menjadikan cabangnya berjumlah 1.710.

Pizza Hut


Pizza Hut yang dimiliki oleh Yum Brands masih menjadi pemain terbesar selama ini, yang menguasai 15% pasar pizza di Amerika Serikat. Pizza Hut juga mengklaim bahwa merek turunannya “WingStreet” juga merupakan Buffalo Wings Delovery  atau pengiriman produk masakan sayap ayam terbesar di Amerika.

Tahun 2014, Pizza Hut fokus untuk memanfaatan layanan pengiriman atau delivery, yang akhirnya mmebuat pertambahan 100 unit baru di Amerika dan 300 unit baru secara internasional. Pada November 2014, Pizza Hut meluncurkan desain ulang logo, seraagm, dan menu baru. Hal ini dilakukan untuk membangun konsep pizzanya. Pembaruan tersebut meliputi bahan yang digunakan dan juga bumbunya.


7-Eleven


7 Eleven melakukan hal yang luar biasa, yaitu memiliki sekitar 54.500 toko yang beroperasi di seluruh dunia. Pada tahun 2014, 330 unit dibuka di Amerika Serikat dan Kanada, dan jumlah yang sama juga dilakukan ditahun 2015.

Dengan menereapkan strategi produk berkualitas tinggi tapi murah mulai dari minuman hingga cemilan, menjadikan 7-Eleven digemari konsumen. Tapi apa yang sebenarnya mendorong pertumbuhannya adalah fokus pada makanan, tidak hanya cemilan tapi juga makanan panas yang baru dimasak dan termasuk juga makanan sehat. Beberapa 7-Eleven menawarkan salad dan jus misalya.

Comments

Anonymous said…
Visitor Rating: 5 Stars
Anonymous said…
Visitor Rating: 5 Stars