Inilah cara memahami karakter follower sosmed mu

Cara memahami karakter follower sosmed . Memahami karakter follower blog ataupun website. Di internet kita dapat menemukan artikel menarik yang tak terhitung jumlahnya. Namun, kebanyakan kehilangan salah satu indikator yang paling penting yaitu profil follower blog kita atau yang sering share artikel kita.

Inilah cara memahami karakter follower sosmed mu


Salah satu pertanyaan kunci yang harus ditanyakan sebelum membuat blog adalah siapa yang akan menjadi target kita, untuk siapa kita akan posting konten. Hal ini penting, karena setiap profil hanya tertarik pada topik tertentu saja.

Ketika membuat yang berisi artikel tentang desain, inovasi dan pemasaran digital yang dapat berguna bagi usaha kecil yang tidak memiliki pengetahuan tentang hal tersebut. Seiring waktu, ketika mendapat follower. Kita perhatikan jumlah follower kita, seberapa banyak komentar yang di dapatkan dari mereka, serta berasal dari mana mereka tahu blog kita misalnya dari search engine, twitter, facebook, dll.

Ketika menganalisis profil para follower dan menemukan bahwa tidak satupun dari mereka dilengkapi dengan profil seperti apa yang kita inginkan. Kebanyakan dari mereka adalah perancang atau spesialis dalam pemasaran digital. Mengapa?

Bayangkan bahwa kita merancang pena. Kita memiliki sebuah blog di mana kita posting artikel yang sangat kualitas misalnya tentang bahan, jenis tinta, desain terbaik, dll. Siapa yang akan menjadi tertarik pada konten itu? Pengguna pena atau perancangnya seperti kita? Jawabannya adalah perancang atau pembuatnya.

Alasannya sederhana. Sebagian besar pengguna hanya ingin membeli pena dengan kualitas terbaik. Mereka tidak peduli bagaimana pena tersebut dibuat. Seorang pengusaha tidak perlu pengetahuan tentang desain atau cara mengelola jaring sosial. Mereka hanya perlu perancang atau manajer media sosial. Kita harus memahami yang jenis konten menarik audience kita.

Dalam jangka panjang, analisis kualitatif pada profil follower bisa jauh lebih berguna dari pada menggunakan data metrik konvensional.

Comments