Inilah teori-teori pada psikologi perkembangan


Dalam perkembangan hidup manusia mulai dari embrio, janin, bayi hinga menjadi lansia secara umum dapat menyangkut menjadi tiga aspek, yakni faktor biologis, kognitif dan sosioemosi. Dalam teori-teori utama dalam perkembangan manusia pada psikologi perkembangan terdapat beberapa tokoh dengan pendekatannya. Diantaranya adalah:

Inilah teori-teori pada psikologi perkembangan



Teori Psikoanalitis diantaranya adalah teori Freud dan teor

  • iErikson.

Dalam teori Freud, tahap-tahap perkembangan menurut Freud dikenal sebagai tahapan psikoseksual (psychosexual stages). Dan ada lima tahap, yakni tahap oral, tahap anal. Tahap falik, tahap laten, dan tahap genital. Dalam teori psikoseksual Erikson, ada delapan tahap periode perkembangan pada manusia, delapan tahapan perkembangan dapat terungkan seiring dengan pengalaman masa hidup manusia itu sendiri. Delapan tahapa tersubut antara lain adalah : kepercayaan vs ketidakpercayaan, otonomi vs rasa malu dan ragu-ragu, prakarsa vs rasa bersalah, semangat vs rasa rendah diri, identitas vs kebingungan identitas, keakraban vs keterkucilan, generativitas vs stagnasi, dan integritas vs keputusasaan.

  • Teori Kognitif diantaranya adalah teori Piaget

Dalam teori Piaget juga terdapat beberapa tahapan, antara lain adala tahap sensori motor, tahap praoperasi, tahap operasi konkret, dan tahap operasi formal.

  • Teori Kognitif Sosiobudaya salah satunya adalah Lev Vygotsky


Fokus dari teori Vygotsky adalah pada bagaimana budaya dan interaksi sosial mengarahkan perkembangan kognitif.

  • Teori Pemrosesan Informasi

Dalam teori ini fokus utamanya adalah mengedepankan bahawa individu memanipulasi, memonitor, dan menyusun strategi berdasarkan segala informasi yang diterimanya. Salah satu ahli dari teori ini adalah Robert Siegler, menurutnya aspek penting dari teori ini adalah pembelajaran mengenai strategi-strategi yang baik untuk memproses informasi.

  • Teori Perilaku dan Kognitif Sosial diantaranya adalah B.F Skinner dan Albert Bandura

Teori ini mengedepankan kontinuitas perkembangan dan menyatakan bahwa perkembangan tidak terjadi menurut tahapan, seperti teori yang penulis jelaskan sebelumnya.

  • Teori Etologi

Seorang ahli zoologi eropa, Konrad Lorenz (1903-1989) yang telah berjasa dalam mengangkat etologi menjadi salah satu teori yang penting. Etologi menegaskan bahwa perilaku sangat dipengaruhi oleh faktor biologi, terkait dengan evolusi, dan ditandai dengan periode kritis atau sensitif.

  • Teori Ekologi

Dicetuskan oleh Urie Bronferbrenner (1917-2005). Teori ekologi lebih berfokus pada faktor lingkungan. Adapun teori ekologi ini mengidentifikasi lima sistem lingkungan, diantaranya adalah mikrosistem, mesosistem, eksosistem, makrosistem, dan kronosistem.

  • Orientasi Teoritis Eklektik

Pada poin ini tidak dijelaskan mengenai teori, namun dapat menjelaskan kompleksitasnya bahwa masing-masing teori sebelumya memberikan kontribusi yang berarti terhadap pemahaman segi-segi yang dianggap paling baik dari masing-masing teori.

Source : Santrock, J.W. (2012). Life-Span Development : Perkembangan Masa-Hidup. Ed. 13. Jilid 01. Erlangga:Jakarta.


EmoticonEmoticon