Daylight Saving menyambut musim panas di Amerika


Daylight Saving menyambut musim panas di Amerika


Waktu Musim Panas, dikenal di Amerika Utara sebagai Daylight Saving Time (DST), adalah sistem yang dimaksudkan untuk "menyimpan cahaya siang hari" di musim panas. Karena itu di Eropa sistem ini dikenal sebagai "Waktu Musim Panas". Waktu resmi dimajukan (biasanya) satu jam lebih awal dari zona waktu yang resmi dan diberlakukan selama musim semi dan musim panas. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menyesuaikan jam ketika hari masih terang dengan jam kegiatan kerja dan sekolah. DST biasanya digunakan di wilayah yang suhunya sedang, karena perbedaan yang cukup besar antara masa hari terang dibandingkan gelap sepanjang musim di wilayah-wilayah tersebut. (wikipedia )

Waktu Musim Panas, dikenal di Amerika Utara sebagai Daylight Saving Time (DST), adalah sistem yang dimaksudkan untuk "menyimpan cahaya siang hari" di musim panas. Karena itu di Eropa sistem ini dikenal sebagai "Waktu Musim Panas". Waktu resmi dimajukan (biasanya) satu jam lebih awal dari zona waktu yang resmi dan diberlakukan selama musim semi dan musim panas. Hal ini dimaksudkan untuk lebih menyesuaikan jam ketika hari masih terang dengan jam kegiatan kerja dan sekolah. DST biasanya digunakan di wilayah yang suhunya sedang, karena perbedaan yang cukup besar antara masa hari terang dibandingkan gelap sepanjang musim di wilayah-wilayah tersebut.

Di Amerika sendiri Daylight Saving Time dimulai dari hari minggu 8 Maret 2015 pukul 2 pagi dan berakhir pada minggu 1 November 2015 pukul 2 pagi juga.

Dalam ritual tahunan tersebut, sebagian besar orang Amerika Serikat dan sekitar 70 negara lain diseluruh dunia akan kehilangan waktu tidur malamnya, karena lama waktu malamnya lebih sedikit dari waktu siang harinya.


 Daylight Saving


EmoticonEmoticon