Psikolog Umum : teknik yang digunakan dalam meneliti otak manusia


Tahukah anda betapa pentingnya fungsi otak kita? otak sebagi pengendali dari pikiran dan tingkah laku kita berperan sangat penting dalam kehidupan kita sehari-hari dalam bermasyarakat dan mengendalikan diri. Kebutuhan nutrisi otak dan asupan oksigen di otak sangatah penting, karena adanya tugas otak itu sendiri yang berat.

Psikolog Umum : teknik yang digunakan dalam meneliti otak manusia


Dahulu, ilmuan dapat membedah otak manusia setelah manusia itu meninggal. Namun, pada zaman sekarang, dengan kecanggihan teknologi yang kita gunakan, tanpa membedah otak, para ilmuan dapat melihat dan meneliti mengenai  fungsi dan struktur otak itu sendiri. Ada beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meneliti otak, diantaranya adalah:

(fMRI) yaitu functional magnetic resonan imaging, (PET) yaitu positron emission tomography, dan (TMS) yaitu transcranial magnetic stimulation. Ketiga teknik ini memiliki fungsi masing-masing. (fMRI) misalnya, yang dapat melihat operasi dari simpul saraf seseorang memalui menelusuri aliran darah. Dan dapat mendiagnosis seseorang bila mengidap penyakit sakit punggung kronis, gangguan sistem saraf, misalnya stroke, sampai alzheimer. Dan (fMRI) ini berguna bagi para ahli bedah untuk membedakan daerah otak yang berfungsi normal atau terganggu.

Yang kedua adalah (PET), yang dapat memeperlihatkan aktivitas biokimia pada otak disaat tertentu. (PET) ini bekerja memalui suntikan cairan radioaktif yang aman ke dalam aliran darah yang menuju ke otak, dengan bantuan komputer sebagai alat pendeteksi. (PET) ini dapat berfungsi sebagai teknik yang digunakan untuk kasus masalah memori, terutama untuk mengidentifikasi adanya tumor otak pada seseorang.

Yang terbaru adalah (TMS), yang cara kerjanya dengan menggunakan medan magnet yang kuat, sehingga menyebabkan interupsi aktivitas elektrik  dalam beberapa saat. Adanya prosedur  yang disebut “virtual lesssion” yaitu adanya pengaruh interupsi terhadap pemfungsian otak normal. Keuntungan dari (TMS) ini adalah adanya pemotongan virtual hanya bersifat temporer, dan (TMS) dapat mengidentifikasi bagian otak yang bertanggungjawab untuk suatu fungsi tertentu, dan (TMS) dapat merawat jenis gangguan psikologis tertentu, diantaranya adalah  depresi dan schizophrenia, dengan menembakkan rangsang magnetik ke otak.

Dan mungkin, dengan semakin berkembangnya teknologi kedepan, alat-alat terbaru dan yang lebih canggih dapat membantu kesejahteraan manusia dalam hal kesehatan.

Sumber, buku Robert S. Feldman (2012). Pengantar Psikologi. Ed 10.