GO-JEK transformasi OJEK modern di Jakarta



GO-JEK transformasi OJEK modern di Jakarta


Siapa yang tidak tahu kalau di Jakarta itu terkenal dengan macetnya. Kesibukan Ibukota Negara Indonesia ini memang memiliki tingkat macet yang tinggi, yang itu membuat repot warta Jakarta dan siapapun yang ke Jakarta. Bahkan itu menjadi pekerjaan rumah pemerintah DKI Jakarta dan bahkan pemerintah Indonesia, karena memang sebagai pusat pemerintahan.

Namun disaat sumpeknya macet Jakarta, ada anak Bangsa yang membuat Inovasi yang mungkin bisa dijadikan alternatif kemacetan yaitu GO-JEK. Secara kedengaran tidak terasa asing bagi orang Indonesia karena di Indonesia banyak memang istilah yang mirip yaitu OJEK, PANGKALAN OJEK, ataupun TUKANG OJEK.

Kira-kira apa ada hubungannya GO-JEK dengan OJEK yang sudah ada saat ini? Jawabannya memang ada hubungan dan memang GO-JEK itu sebenarnya OJEK. Tapi GO-JEK berbeda dengan OJEK seperti pada umumnya, karena GO JEK lebih modern dan canggih serta terintegerasi melalui jaringan Internet.

Selama ini sistem OJEK yang ada di Indonesia, dan khususnya di Jakarta hanya bersifat lokal, maksudnya tukang ojek hanya mangkal di pangkalan Ojek terdekat. Kemudian berjalan secara personal tidak terorganisir. Selain itu secara penampilan juga tidak menarik, sehingga agak malas ketika naik ojek. Lebih-lebih tukang ojek hanya duduk-duduk menunggu penumpang saja di pangkalan ojek.

Dengan adanya GO-JEK ini akhirnya semua seperti di untungkan, mulai dari tukang ojek yang bergabung dengan GO-JEK berserta penumpangnya. Tidak ketinggalan juga yang punya GO-JEK juga mendapatkan prosentasi dari setiap penggunaan jasa GO-JEK. Bahkan, kalau cara ini berjalan efektif di Jakarta mungkin akan mengurangi macet dan menjadi solusi pemerintah untuk kemacetan Jakarta. J

Menurut wawancara dengan yang punya GO-JEK di acara hitam putih trans 7 (senin 23/2/2014),  driver GO-JEK (tukang ojek) penghasilannya bisa naik hingga 100 % dari biasanya. Karena selalu mendapatkan penumpang.

Kemudian pengguna jasa GO-JEK akan lebih cepat sampai tujuan ketika macet, dibandingkan naik mobil. Dan jasa GO-JEK tidak hanya untuk melayani penumpang ( antar-jemput ) tapi juga mengantarkan barang (kurir) bahkan bisa juga untuk layanan belanja barang-barang.

Sedangkan dari pihak pemerintah bisa jadi diuntungkan karena dengan GO-JEK ini akhirnya mengurangi pengguna mobil. Karena mobil yang memang secara postur lebih besar akan memakan banyak ruang dijalan, itu salah satu penyebab macet Jakarta. Bagaimana soal keamanan penggunaan motor? Kalau patuh terhadap aturan lalu lintas mungkin aman.

GO-JEK sendiri menyediakan aplikasi khusus penggua Android dan iPhone. Dengan aplikasi ini bisa menghubungkan antara calon penumpang dengan driver GO-JEK. Sehingga dimana pun penumpang, akan bisa didatangi driver GO-JEK. Untuk aplikasi Android Go-Jek bisa di akses disini (klik)

Untuk pembayaran bisa menggunakan transfer bank, dan bisa dengan menggunakan deposit uang untuk GO-JEK. Untuk deposit, akhirnya seperti pulsa pra-bayar yang bisa di isi ulang. hehe

Itu berdasarkan informasi dan pengetahuan yang kami dapat. Kalau ada yang mau menambahkan atau koreksi, bisa melalui komentar. Maju terus karya anak bangsa :)



EmoticonEmoticon