Cara mengetahui peluang usaha untuk memulai bisnis


Saat ini sudah jadi trend orang yang ingin memiliki bisnis atau usaha. Dari data pencarian google, hal itu terbukti bahwa ratusan ribu atau jutaan orang perbulan yang menginginkan informasi tentang usaha atau bisnis. Dan dari data yang kami dapatkan, menunjukan bahwa trend pencarian teratas adalah tentang peluang usaha, usaha sampingan atau usaha yang bisa dikerjakan dirumah. Ada beberapa alasan orang mencari informasi tentang hal itu, dan pastinya dengan berbagai latar belakang.

Cara mengetahui peluang usaha untuk memulai bisnis


Beberapa informasi yang kami dapatkan latar belakang orang terdorong untuk melakukan usaha yaitu mereka sebenarnya sudah memiliki pekerjaan tetap. Namun ingin mendapatkan sumber penghasilan tambahan diluar pekerjaan utamanya. Selain itu beberapa orang juga melakukan hal itu sebagai investasi jangka panjang, karena kalau hasil dari bekerjanya disimpan dalam bentuk uang maka tidak akan berkembang. Sehingga merka butuh menanam uangnya tersebut dalam bentuk usaha, yang bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Dan ada lagi yang memang fokus dan serius untuk merintis usaha atau bisnis sebagai pekerjaan utamanya.

Dari kondisi tersebut, kami akan membahas tentang tips dan trik tentang menentukan peluang usaha yang sesuai dengan kondisi Anda. Mengapa harus menyesuaikan dengan kondisi masing-masing? Karena kalau berbicara peluang usaha memang sangat luas, sehingga perlu dibatasi yaitu peluang usaha yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Selain itu juga kondisi tiap orang pasti berbeda, sehingga belum tentu informasi peluang usaha yang Anda dapatkan di internet itu sesuai dengan Anda. Dan mungkin peluang itu sesuai dengan penulisnya, tapi belum tentu sesuai dengan Anda. Dan selain itu kalau ikut-ikutan dengan yang sudah ada, hal itu akan berdampak negatif karena tidak ada keunikan atau ciri khas dari usaha Anda nantinya.

Baiklah berikut adalah trik dan tips dalam mencari serta menentukan peluang usaha yang sesuai dengan Anda.


  • Yang pertama perlu dipahami adalah motivasi Anda. Motivasi yang dimaksud adalah tentang tujuan atau orientasi bisnis yang ingin Anda lakukan. Kalau istilah umumnya adalah menata niat dulu sebelum melakukan, Karena tanpa niat atau tujuan yang kuat, nantinya Anda akan asal-asalan kedepannya. Dan bisa dipastikan kalau tidak serius, maka usaha atau bisnis yang Anda geluti tidak bertahan lama. Ibarat motor, motivasi Anda itu adalah bahan bakar atau bensin dan mungkin kalau sekarang ada LPG 3 Kilo sebagai pengganti bensin. hehe.

Setelah niat mantap, maka langkah selanjutnya adalah Anda harus memahami kondisi Anda. Misalnya mulai dari kemampuan yang Anda miliki, kondisi financial atau keuangan yang ada, dukungan keluarga, jaringan atau partner yang Anda miliki, dan masih banyak lagi. Pastinya semua harus dihitung plus dan minusnya (positif dan negatif).

  • Nah, setelah ketemu positif dan negatif / kelehaman dan keunggulan yang Anda miliki maka mulai lah untuk memikirkan bagaimana bisa memaximalkan keunggulan Anda. Dan yang terpenting adalah menanggulangi kelemahan Anda kedepannya, misalnya Anda ingin punya usaha tapi modal terbatas. Maka perlu dipikirkan solusi bagaimana cara mengatasi masalah modal itu.

  • Kemudian setelah memahami tentang kondisi diri, maka disini harus mengumpulkan informasi dan harus "cerdik" dalam melihat peluang. Cerdik maksudnya adalah sesuai dengan tujuan, kemudian digabunkan dengan kondisi diri Anda.

Contohnya adalah Anda ingin punya penghasilan tambahan kemudian anda memiliki kelebihan modal, maka peluangnya Anda bisa usaha sendiri atau menanam uang pada usaha orang lain dengan sistem bagi hasil.

Sebenarnya peluang itu batasannya sangat luas, misalnya jualan batu yang berasal dari planet jupiter atau batu dari bulan. Mungkin bisa menjadi peluang bagi siapa saja, tapi masalahnya Anda bisa mendapatkan batu dari bulan atau tidak? Sehingga peluang yang sangat luas itu harus dibatasi dengan kondisi masing-masing.

Dan untuk mengetahui peluang selain harus "peka" terhadap kesempatan usaha, harus juga banyak-banyak informasi atau belajar sesuai, memperluas jaringan/kenalan,dll. Karena tanpa informasi itu, tidak bisa mengelolah atau mengetahui tentang peluang usaha yang ada.

Dan yang terakhir, seperti yang diungkapkan banyak orang selama ini dalam perlombaan pasti ada menang dan kalah. Kalau siap menang, maka juga siap kalah. Nah, begitu pun dengan peluang. Jangan mau peluangnya saja, tapi juga perlu mengetahui bahaya atau ancaman yang ada. Caranya bagaimana? hampir sama dengan mencari peluang, cuma ancaman atau bahaya lebih mengarah sesuatu yang akan merugikan bisnis Anda.

Contoh bahaya atau ancaman bisnis anda adalah batu meteor pun bisa menjadi ancaman bagi bisnis Anda. Coba bayangkan kalau lokasi bisnis Anda dihantam batu meteor segede lapangan sepak bola. Tapi itu adalah ancaman yang tidak dibatasi, sehingga sangat luas. Maka ancaman pun harus dibatasi seperti halnya mencari peluang.

Terima Kasih sudah membaca artikle kami, kalau menurut Anda bermanfaat tolong bagikan melalui facebook, twitter, google+ dan social media yang lain.  Jangan lupa untuk berkomentar dibawah ini :)

Comments