Berita duka mendalam menyambut tahun baru 2015


Duka mendalam menyambut tahun baru 2015


Terasa cepat 2014 berakhir dan berganti dengan tahun menjadi 2015. Di awal tahun 2014 lalu heboh tentang peristiwa oplosan yang menewaskan banyak orang di berbagai daerah, terutama di Mojokerto yang menjadi pusat perhatian nasional.


Dan menjelang tahun 2015 ini juga terjadi duka yang mendalam yaitu dengan adanya peristiwa yang beruntun. Mulai dari longsor di Banjarnegara Jawa Tengah yang menewaskan banyak korban, disusul dengan kebakaran pasar klewer di Solo. Dan yang terakhir adalah hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 yang mengangkut 162 yang terdiri dari penumpang dan awak pesawat.

Pemerintah biasanya memberikan fasilitas masyarakat untuk pesta rakyat di tahun baru. Dan untuk tahun baru 2015 ini pemerintah masing-masing daerah mungkin sudah memiliki rencana untuk menggelar perayaan tahun baru. Namun dengan adanya peristiwa duka yaitu hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 dalam perjalanan dari Bandara Internasional Juanda menuju Singapura, pemerintah menghimbau untuk tidak merayakan tahun baru seperti biasanya. Dalam artian tetap merayakan, tapi juga harus berempati terhadap korban kecelakaan ini. Sehingga tidak perlu meriah untuk merayakan tahun baru 2015.

Seperti kutipan dari fans page facebook resmi Presiden Joko Widodo



Hendaknya malam pergantian tahun baru dari 2014 menuju 2015 dirayakan dengan sederhana saja, tidak usah berlebihan mengingat musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Banjarnegara, Pasar Klewer Solo dan Pesawat Air Asia QZ 8501.


Kesederhanaan kita di tahun baru adalah cerminan kita untuk berbagi rasa dan empati terhadap musibah yang terjadi, seraya berdoa pada Tuhan agar kita diberikan kebaikan-kebaikan di dalam hidup pada tahun depan.



Himbauan itu terutama dari pemerintah kota Surabaya, yang mayoritas korban pesawat AirAsia QZ8501 adalah orang Surabaya.

Selain itu, kalau kita mengingat kembali tahun 2004, menjalang tahun baru 2005 yaitu tepatnya 26 Desember 2004 terjadi bencana Tsunami yang menewaskan ratusan ribu orang. Dan pada 2014 ini juga diperingati 10 tahun Tsunami, yang dilaksanakan baru-baru ini juga di Aceh.

Tahun 2014 juga merupakan tahun politik yaitu pergantian kepemimpinan mulai dari legislatif / DPR-MPR dan eksekutif / presiden. Duka mendalam menjelang tahun 2014 menjadi “kado” bagi pemerintahan baru itu Jokowi-JK.
Dan juga akhir tahun akan menjadi ajang evaluasi bersama untuk melakukan perbaikan kedepannya.

Comments