Workshop Batik di Singapura untuk memperingati national batik day



Workshop Batik di Singapura untuk memperingati national batik day
[ national batik day ] Malam atau bahan semacam lilin yang digunakan untuk menggambar pada kain yang sudah didesain dengan motif tertentu. Ya, itulah Batik, harta nasional bangsa Indonesia yang memiliki popularitas diseluruh Indonesia. Pakaian yang terbuat dari batik ditetapkan sebagai pakaian nasional Indonesia.

Grup "The New Silk Road"  memiliki pengalaman untuk menghasilkan Batik. Malam atau lilin digambarkan pada kain yang sudah didesain dengan motif tertentu  yang berpadu dengan warna asli kain. Proses pembuatannya sangat rumit  serta desain warna-warni dan sangat menarik. Ini adalah tradisi di Indonesia bahwa perempuan membuat Batik. Dibutuhkan setidaknya satu tahun untuk menyelesaikan sepotong kain Batik.

Masyarakat Indonesia di Singapore Management University (SMU) menampilkan kembali workshop batik pada 5 September 2014, setelah absen tiga tahun. Workshop dua jam tersebut disambut baik siswa SMU dan anggota masyarakat. Dengan harga SGD 16, peserta dapat mengalami proses rumit pembuatan batik. Bagi siswa SMU, bagaimanapun dapat menikmati workshop dengan harga subsidi dari SGD 8, yang disponsori oleh the Arts and Cultural Fraternity of SMU.

Orang Indonesia di SMU, yang dikenal sebagai SMUKI (SMU Komunitas Indonesia), mengundang dua instruktur dari Singapura Arts School untuk mengajar 30 peserta workshop. Workshop ini menjadi daya tarik tidak hanya bagi orang Indonesia, tetapi juga orang-orang dari berbagai negara seperti Thailand, Korea, China, dan Inggris.

Selama workshop, peserta dapat menggambar pola batik dengan menelusuri pola yang tersedia atau dengan membuat sketsa desain mereka sendiri. Para peserta juga mendapat kesempatan langka untuk bermain dengan canting, alat khusus untuk menerapkan lilin meleleh dengan pola yang digambar di atas kain.

Secara tradisional, setelah menggambar pola pada sepotong kain, batik perlu direndam dalam air mendidih untuk menghilangkan lilin. SMUKI memutuskan untuk menghapus acara langkah ini karena kekhawatiran keamanan. Meskipun demikian, para peserta masih senang untuk melihat hasil kreasi batik mereka.

Mereka tampil dan berfoto dengan kain batik mereka yang berwarna cerah dihiasi dengan bunga-bunga yang rumit. Banyak peserta  Workshop yang tampil di Youtube video, mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya mereka = menghadiri workshop tersebut dan bahwa workshop ini adalah saluran yang baik bagi mereka untuk mengeksplorasi dan menghargai budaya Indonesia.

Source : http://www.globalindonesianvoices.com/16147/batik-workshop-singapore/

Comments