Inilah tinjauan psikologi Kenapa sakitnya itu disini ?

Bagaimana dengan anda? Apakah anda bila sedang marah, kecewa, sedih, heran dan perasaan-perasaan lainnya selalu mengelus ke arah dada anda, padahal anda merasa sakit hati. Kenapa harus sakitnya disini (read : mengelus dada)? Ada apakah dengan dada anda? Kenapa anda tidak mengelus-elus hati anda? Karena anda bilang anda sedang sakit hati, sedih, kecewa, menahan marah atau sebagainya yang membuat perasaan anda menjadi tidak karuan.

Tinjauan psikologi Kenapa sakitnya itu disini ?


Ataukah anda melihat orang lain sedang mengelus dadanya karena terheran-heran melihat sesuatu hal, atau bahkan di sinetron sering anda jumpai adegan sakit hati dengan memegang atau mengelus dada pemeran tersebut?

Jawaban dari kenapa setiap kita sedih, menahan marah, kecewa dan lain-lain lantas mengelus atau memegang dada kita? Jawabannya karena kita memiliki amygdala pada otak yang menjadi pusat emosi, sehingga jika kita mengalami rasa-rasa atau perasaan yang tidak enak bagi kita, maka amygdala ini akan bekerja dan salah satunya memicu jantuk semain berdetak lebih cepat. Sehingga terkadang membuat anda jika merasa sedih, kecewa dan sebagainya akan mengelus atau memegang dada anda.

Sekarang anda sudah tahu kan, mengapa jika anda sakit hati, anda melakukan atau melihat orang dengan ekspresi sedih, kecewa, marah dan lain-lain itu malah memegang dada. jadi, sakitnya itu disini. (read : sambil menunjuk ke arah dada).