Apa sebenarnya yang menjadi produk bisnis angkringan ?


Apa sebenarnya yang menjadi produk bisnis angkringan ?

Saat ini banyak dijumpai caffe rakyat atau yang lebih dikenal dengan warung kopi. Beberapa daerah di jawa menyebutnya dengan istilah angkringan.

Meski dalam kapasitas kecil, bisa kita amati bahwa dengan kapasitas kecil tersebut angkringan selalu terlihat ramai pelanggan. Pertanyaannya adalah apa yang mebuat pelanggan mau dapat ke angkringan tersebut? Apakah produk yang ditawarkan menarik atau berbeda dengan yang lain?

Justru kalau berbicara produk yang ditawarkan, mungkin setiap angkringan menawarkan hal yang sama. Misalnya minuman kopi instan, kopi hitam, teh, pop ice, dan banyak lagi, dengan prinsip semuanya yang dijual hampir sama dengan angkringan yang selainnya. Karena bahan minumannya mereka berasal dari pabrik yang sama, dan mereka tidak produksi sendiri.

Selain itu makanan yang dijual dimana-mana juga hampir sama, seperti berbagai gorengan atau nasi bungkus serta berbagai cemilan dengan rasa yang mungkin hampir sama dan harga yang murah.

Mengapa meski hampir semua tidak memiliki diferensiasi produk, namun pelanggan tetap datang ke tempat angkringan tersebut dan bahkan selalu ramai dikunjungi ?

Kita melihat bahwa memang angkringan tersebut memiliki produk makanan dan minuman yang cenderung murah dan terjangkau oleh rakyat kecil. Namun, yang menjadi faktor penentu bukan hal tersebut.

Ada kebutuhan lain dari konsumen, yang itu bukan kebutuhan primer untuk makan dan minum. Yaitu kebutuhan akan ngobrol, berdiskusi dengan teman, atau dalam istilah jawa di kenal dengan cangkrukan alias nongkrong.

Pastinya untuk sekedar ngobrol santai, diskusi, atau sekedar istirahat  dan cari teman itu membutuhkan tempat. Karena memang biasanya datang ke angkringan seperti itu jarang yang dilakukan sendiri, tapi dengan mengajak teman – temannya.

Dan tempat ngobrol santai itu lah yang tersedia di angkringan, untuk sekedar nongkrong dan menikmati makanan dan minuman murah. Banyak angkringan atau warung kopi yang menyediakan tempat untuk duduk. Dengan lebih banyak tempat duduk baik dengan kursi atau lesehan, maka semakin banyak orang yang menempati tempat tersebut.  Dengan demikian, secara otomatis mereka akan memesan makanan atau minuman murah yang disediakan di angkringan tersebut.

Justru disini letak persaingan angkringan yaitu penyediaan tempat ngobrol atau diskusi dengan teman. Semakin nyaman dan banyak tersedia tempat ngobrolnya, maka peluang untuk di datangi pelanggan juga semakin besar.


EmoticonEmoticon