Mencuci piring dari sabut kelapa beralih ke mesin canggih

Mencuci piring dari sabut kelapa beralih ke mesin canggih


Dahulu, orang-orang mencuci perabotan masaknya menggunakan sabut kelapa loh. Sabut kelapa di gunakan bersama abu/sisa pembakaran kayu. Sebelumnya, pada jaman dahulu, dapur orang-orang di desa masih tradisional, yaitu menggunakan bahan bakar kayu kering, dan memasak pada tungku/tempat yang khusus dibangun untuk memasak makanan. Jika memasak, terdapat sisa-sisa kotoran yang terdapat di bawah alat memasak. Orang-orang biasa mencucinya dengan sabut kelapa dan abu.

Dan jaman juga sudah maju, sabut kelapa kini berganti dengan spons yang lembut, dan mencuci pun sudah menggunakan sabun pencuci berbagai merek dengan banyak pilihan, mulai harga, brand dan manfaat sabun cuci  jika digunakan. Spons pun atau alat untuk membersihkan perabotan masak, piring, gelas dan lain-lain bentuknya juga sudah bermacam-macam, menyesuaikan fungsi untuk mencuci. Dan mencucinya pun sudah di dapur pribadi masing-masing. Karena hampir seluruh rumah sudah mempunyai dapur sekaligus tempat mencuci piring sendiri.

Sekarang, ada yang lebih canggih lagi, di luar negeri, mungkin di Indonesia juga sudah banyak, yaitu ada alat pencuci piring otomatis. Cara kerja alat itu mudah sekali, hanya memasukkan piring-piring yang kotor ke sebuah alat, sehingga, ketika sudah selesai, jika diambil piring-piring tersebut sudah bersi dan kering. Canggih bukan? Waktu berjalan terus, manfaat yang di dapat pun juga semakin terasa. Teknologi semakin canggih dan kita pun tidak akan pernak lepas dari teknologi.


EmoticonEmoticon