Sulitnya proses pembuatan batu bata merah, tidak sebanding dengan harga jualnya yang murah

Sulitnya proses pembuatan batu bata merah, tidak sebanding dengan harga jualnya yang murah


Pasti sudah banyak yang tahu apa itu bata bata.  Membuat batu bata merah tidak semudah membalikkan badan.Salah satu material untuk membuat bangunan ini sering digUnakan karena dianggap lebih kokoh dari pada jenis batako atau selainnya.

Batu bata sering di buat di wilayah pedesaan, karena kemungkinan lahan yang tersedia untuk pembuatan batu bata merah ini lebih luasdan juga dekat dengan sumber bahan baku, yaitu tanah liat. Dan adapun bahan baku pendukung pembuatan batu bata merah antara lain adalah sekam (sisa giliran padi). Dan ada juga untuk bahan tahapan pembakaran yaitu bisa kayu, solasi  dan juga sekam.

Dalam pembuatan batu  bata, ada cetakan khusus yang digunakan yang berbentuk persegi panjang dan  diberi sekat-sekat kayu yang dalamnya bisa berisi 5-6 bentuk persegi  panjang, yang terbuat dari kayu. Dan tanah yang digunakan juga tidak sembarangan, yaitu tidak boleh berpasir dan berbatu.

Batu bata masih dicetak dengan cara yang tradisional, yaitu menggunakan tangan, tidak mudah juga untuk membuat bentuk batu bata yang padat dan rapi di dalam cetakan.  Setalah itu, tanah yang dicetak juga harus dikeringan di bawah sinar matahari untuk beberapa hari, agar siap untuk tahap terakhir, yaitu pembakaran. Namun, sebelum itu, tanah yang sudah kering harus di rapikan lagi dengan pisau, karena bisa jadi ada tanah lain yang menempel.

Tanah yang membentuk persegi panjang itu lalu disusun rapi dengan bagian tengahnya diberi ruang untuk diletakkan solasi/kayu/sekam untuk media pembakar. Lalu, dibakarlah beberapa hari, hingga tanah berubah menjadi kemerahan, sehingga menjadi batu bata yang siap digunakan untuk material bangunan dan siap untuk dipasarkan.

Harga seribu batang batu bata sekitar antara 300-400 ribu rupiah, harga bisa bervariasi, tergantung daerah mana yang memproduksi batu bata merah.  Sehingga harga per batu bata merah dihargai sekitar 300-400 rupiah saja, dan itu tergolong sangat murah dibandingkan dengan proses pembuatannya yang sangat rumit. Hal demikian membuat banyak pengrajin batu bata merah sulit untuk bisa survive meningkatkan kesejahteraan mereka dan keluarganya.

Comments