Kedutaan besar Indonesia akan digunakan untuk promosi produk Indonesia di luar negeri

Kedutaan besar Indonesia akan digunakan untuk promosi produk Indonesiadi luar negeri


Pemilihan umum presiden republic Indonesia telah berlangsung saat ini. Dalam proses debat calon presiden dibahas tentang permasalahan yang dihadapi oleh Indonesia, yaitu diantaranya tentang persaingan produk Indonesia secara Internasional. Dalam kondisi saat ini Indonesia dijadikan Negara lain untuk memasarkan produknya, dan produk Indonesia kalah dalam bersaing di dalam negeri maupun di luar negeri.

Permasalahannya yaitu bukan karena produk yang buruk, tapi kemampuan pemasaran yang buruk. Disisi lain juga kurangnya dukungan dari pemerintah, terutama bagi usaha kecil dan menengah di Indonesia. Sehingga dari hal tersebut produk-produk Indonesia tidak memiliki daya saing baik dalam pasar lokal dan pasar Internasional.

Ketika pasar bebas di berlakukan, dalam kondisi seperti itu maka produk-produk Indonesia akan kalah dengan produk asing yang masuk dalam pasar Indonesia. Produk asing dengan kualitas lebih baik dan juga harga yang murah mampu menembus pasar Indonesia. Akibatnya adalah produsen-produsen Indonesia akan banyak mengalami kerugian, dan dalam jangka panjang berpotensi akan menutup bisnisnya.

Permasalahan tersebut dibahas dalam debat calon presiden 2014, dan salah satu solusi yang dibahas oleh salah satu calon presiden (Joko Widodo) yaitu dengan menjadikan fungsi duta besar diberbagai negara untuk mempromosikan produk-produk yang dimiliki Indonesia. Hal ini dengan tujuan agar produk Indonesia dikenal secara internasional.

Dengan menjadikan perwakilan Indonesia di berbagai negara untuk menjadi saluran distribusi produk-produk Indonesia dan melakukan promosi secara masiv, maka harapannya akan menaikan perekonomian Indonesia dalam jangka panjang. Cara ini cukup menarik, karena tugas duta besar yang awalnya untuk berdiplomasi dengan negara lain, akan ditambah dengan tugas sebagai marketer di berbagai negara.

Kemudian untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia secara lokal dan internasional, juga dibuatkan aturan yang jelas yang mendukung pertumbuhan ekonomi mikro yang ada di Indonesia. Karena ekonomi mikro yang mampu membuat ekonomi Indonesia stabil saat terjadi krisis moneter. Selain aturan juga peran pemerintah dalam memberikan fasilitas dalam pertumbuhan ekonomi mikro sangat diperlukan, dan juga memberikan jaminan kepada pelaku usaha ekonomi mikro.