Vampir di Polandia akan terus ada, mitos tersebut tidak akan mati

Vampir di Polandia akan terus ada, mitos tersebut tidak akan mati


Transylvania akan menjadi referensi populer sebagai habitat yang disukai oleh vampire. Tapi mungkin pemburu vampir modern akan lebih memfokuskan perhatiannya pada tempat kecil yang tidak banyak diketahui orang yaitu sebelah barat laut Polandia, dimana dalam beberapa waktu terakhir diduga sebagai penggalian makam vampir.

Pimpinan penggalian Slawomir Gorka menjelaskan beberapa informasi beberapa penggalian yang di indikasi bahwa itu adalah kuburan vampir. Giginya dicabut, kepingan batu dimasukan ke dalam mulut, dan kakinya telah ditaruh. Mungkin semua itu untuk menghindari agar tidak bangkit dari kubur.

Dan ini bukan penguburan pertama kali di Polandia yang dinilai pusat vampir. Para arkeolog belum menemukan empat kerangka yang dipenggal, kepalanya ditaruh diantara kedua kaki pada bangunan di Gliwice, Polandia Selatan. Kuburan Gliwice dan Kamien Pomorski dinilai telah mencapai usia 16 abad.

Penguburan mungkin terdengar sangat mengerikan, namun hal tersebut sesuai dengan cerita rakyat Polandia dari abad pertengahan yang diinterpretasi sangat mengerikan dari mitos vampir.

“Khusus untuk vampir Polandia, mereka dikenal sebagai pemakan daging mereka sendiri dan pakaian pemakaman ketika mereka bangkit dari kubur”. Kata Titus Hjelm Seorang pengajar tentang vampir di School of Slavonic and Eastern European Studies dan di University College London.

Ketakutan terhadap vampir sangat kuat ketika abad pertengahan di eropa timur. Profesor Martyn Rady, seorang rekan dari Hjelm itu, mengemukakan cerita rakyat menyebar dari Serbia ke negara-negara sekitarnya menyusul laporan yang dikirim oleh penguasa militer Austria kepada atasan mereka di Wina.  Ini menceritakan tentang seorang tentara bayaran yang telah berubah menjadi vampir dan terinfeksi korbannya, yang ketika digali dari kuburan mereka sendiri ditemukan darah segar di rongga mereka. Laporan itu dihentikan sebelum mencapai ibukota Austria dan diterbitkan di surat kabar.

Orang Polandia memiliki alasan tertentu tentang ketakutan vampir bangkit dari kuburan mereka, Hjelm menjelaskan. "Menurut beberapa sumber, Polandia berpikir vampir itu dilahirkan bukan dibuat. Mereka adalah orang normal yang bisa hidup normal, tidak bangsawan yang tinggal di istana. Masalahya hanya ketika orang-orang ini meninggal. mereka bisa datang kembali tinggal bersama keluarga mereka dan bahkan menghamili istri-istri mereka."

Hal ini dapat menjelaskan tindakan yang diambil selama pemakaman. Hjelm menambahkan pemikiran tentang vampir menjadi makhluk malam hanya muncul relatif baru di tahun 1922 Film "Nosferatu". Namun, beberapa ahli memberitahukan terhadap semua  bahwa penguburan konvensional seperti itu karena takut vampir.

Vampir atau bukan, namun keanehan makam bersejarah di Polandia menunjukkan negara itu memegang keyakinan dalam melakukan penguburan dengan ritual tertentu untuk menghindari munculnya vampi/mayat bangkit dari kubur.


EmoticonEmoticon