Karena gaya, smartphone bukan barang mewah

Karena gaya, SMARTPHOHE bukan barang mewah



SMARTPHOHE bukan barang mewah - Kami menemukan realitas yaitu penggunaan “smartphone” tidak hanya pada orang-orang memiliki mobilitas tinggi untuk kepentingan bisnisnya. Namun orang dengan tingkat ekonomi rendah dan yang tidak bisa membaca pun mampu membeli dan mampu mengoperasikan handphone berteknologi tinggi, bahkan anak balita juga  bisa menggunakannya. Hal ini akhirnya menghilangkan kesan bahwa smartphone itu barang mewah.

Berikut adalah beberapa faktor yang mempengaruhi smartphone “tidak mewah lagi” :


  • Persaingan  antar perusahaan smartphone

Kompetisi antara perusahaan smartphone mewah seperti Samsung, Apple, BlackBerry, dan lainya untuk merebut pasar membuat masing-masing perusahaan gencar untuk mempromosikan kehebatan produk masing-masing. Salah satunya menggunakan media penyiaran seperti Televisi ataupun radio, bahkan tidak jarang dalam beberapa acara di TV menampilkan public figure yang menggunakan barang mewah seperti smartphone.

Kita mengetahui bahwa media penyiaran terutama TV ini tidak ditonton kalangan tertentu saja, tapi semua kalangan. Termasuk masyarakat ekonomi bawah yang saat ini hampir semua rumah memiliki minimal 1 televisi. Sehingga secara tidak langsung persaingan antara perusahaan smartphone tersebut memunculkan daya tarik masyarakat untuk memiliki barang mewah tersebut, termasuk masyarakat tingkat ekonomi bawah.

  • Budaya ikut-ikutan

Budaya masyarakat Indonesia yang cenderung ikut-ikutan. Hal ini mengakibatkan apabila ada hal yang menarik pasti akan ikut meniru. Baik itu dalam hal fashion, teknologi, cara beperilaku, bahasa, dan lainya. Termasuk disini dalam hal penggunaan smartphone yang memiliki teknologi tinggi dan memiliki berbagai fitur menarik.

  •  Tidak memiliki daya beli

Karena mahalnya harga smartphone yang ditawarkan oleh perusahaan dengan merk-merk terkenal, maka hal itu menyulitkan masyarakat tingkat ekonomi bawah untuk membelinya. Padahal dorongan akan keinginan memiliki smartphone sangat tinggi, mungkin untuk trend atau sekedar gaya.

  • Munculnya smartphone murah

Akhirnya pada poin nomor 3 diatas terbaca oleh beberapa pihak untuk dijadikan lahan bisnis. Maka dipenuhi lah keinginan mereka untuk memiliki smartphone dengan teknologi tinggi, namun dengan harga yang sangat murah jauh dibawa harga merk-merk yang terkenal. Meskipun secara kualitas juga masih jauh lebih rendah dibandingkan merk-merk yang terkenal.

  • Kepuasan

Meskipun tidak memiliki kualitas fisik seperti merk-merk terkenal, pengguna smartphone murah ini memiliki tingkat kepuasan yang tinggi. Mereka tidak memikirkan kualitas, namun yang dipikirkan adalah mengikuti trend dan tidak dianggap ketinggalan jaman. Disisi lain dengan harga yang terjangkau untuk ekonomi bawah, mereka bisa berganti-ganti berbagai macam tipe Smartphone sesuai dengan yang mereka inginkan. Meskipun tidak bisa mengoperasikannya, yang penting punya smartphone. Minimal bisa digunakan untuk memutar mp3 dan juga video untuk hiburan.

Comments