Faktanya social Media tidak gratis

Faktanya social Media tidak gratis



Google, Facebook, Twitter, dan social media yang lain mendapatkan jutaan dollar dari iklan.

Sebagai pengguna social media kita pastinya memiliki pengalaman dalam membuat akun social media bukan?

Akun social media tersebut diberikan secara cuma-cuma alias gratis. disamping itu kita diberikan fasilitas yang sangat banyak, yang mungkin kalau kita membeli fasilitas tersebut bisa sangat mahal harganya.

Misalkan saja untuk upload gambar, video, tulisan, software, music, secara gratis itu butuh hosting yang besar, dan kalau kita membeli atau menyyewanya bisa jadi harus mengeluarkan jutaan rupiah.

Kalau kita pahami, sebenarnya fasilitas-fasilitas tersebut adalah untuk membuat kita nyaman dalam menggunakan social media. Semakin kita nyaman, maka kita akan betah untuk berlama-lama mengakses / menggunakan social media tersebut.

Dalam kenyataannya, banyak orang ketagihan dalam menggunakan media social. Waktunya dihabiskan untuk berinteraksi dan mengakses social media tersebut. Orang yang pendiam dalam keseharian, namun bisa menjadi orang  hiperaktif di social media.

Kembali ke iklan di google. Facebook atau twitter. Sebenarnya secara tidak sadar pengguna social media tersebut telah menghabiskan atau memberikan waktunya kepada social media. Waktu, kefokusan, atau mungkin tenaga dan pikiran yang harus dibayarkan ke social media seperti google, facebook, atau twitter.

Kenapa demikian?

Logikanya, dengan berbagai macam fasilitas yang ditawarkan social media tersebut akhirnya membangun kenyamanan kepada penggunanya. Dari situ akhirnya pengguna social media betah untuk berlama-lama dan selalu menyediakan waktu khusus untuk mengakses social media.

Ketika semakin banyak pengguna aktif yang menghabiskan waktunya untuk mengakses social media, disitu penyedia layanan social media memberikan tawaran kepada pihak ketiga yaitu pengiklan untuk melakukan promosi.

Tawaran tempat iklan yang memberikan jaminan bahwa apa yang dipromosikan akan direspon oleh banyak orang secara cepat dan bisa diatur target promosinya. Dan pastinya tidak gratis juga, mereka pengiklan harus membayarkan sejumlah uang kepada perusahaan social media.


Comments