Cara unik anak kelas XII memilih Universitas

Cara unik anak kelas XII memilih Universitas


Memilih universitas - Kalau kita mengamati, saat ini adalah musimnya remaja kelas XII / kelas akhir (SMA / SMK / MA / setingkatnya)  menentukan pilihan langkah berikutnya setelah lulus SMA.

Sebelum menjawab cara yang dilakukan remaja kelas XII untuk memilih universitas, mungkin kita perlu mengetahui beberapa pilihan bagi mereka (remaja kelas XII). Dalam pengamatan yang kami lakukan, pilihan yang dihadapkan pada mereka diantaranya adalah kuliah, kerja, menganggur dulu, atau ada yang menikah.

Disini kami akan fokuskan pada pilihan kuliah. Dan kuliah itu sendiri nantinya mereka dihadapkan pada pilihan lagi, yaitu mengambil jurusan apa, serta dimana mereka akan menempuh study.

Secara  rasional, faktor yang harusnya dipertimbangkan adalah tentang bakat serta minat mereka terhadap suatu bidang pekerjaan, serta kemampuan financial. Kalau sudah paham tentang kondisi diri atau internalnya, kemudian ditentukan dimana mereka akan belajar sesuai dengan bidang yang sesuai dengan mereka. Dan baru berbicara tentang persaingan untuk masuk universitas.

Namun dalam kenyataan yang kami jumpai dibeberapa tempat, terutama di wilayah-wilayah yang bisa dikatakan jauh dari kota yang modern. Dalam menentukan study di universitas, mereka yang masih belia menentukan pilihan bukan memperhatikan semua faktor, tetapi berpijak hanya pada satu faktor yaitu faktor banyaknya pesaing yang masuk universitas tertentu.

Dari hal itu akhirnya mempengaruhi hal yang selainnya, diantaranya :


  1. Memilih jurusan atau universitas, bukan dari bakat serta minatnya. Namun lebih pada memilih jurusan atau universitas yang memiliki peluang bisa diterima disana. Yaitu yang jurusan / universitas yang tidak diminati oleh siswa, yang bisa jadi memiliki kualitas yang biasa.

  2. Apapun kondisinya yang penting bisa kuliah di universitas negeri, tanpa memperhatikan kualitas universitasnya.  Hal dipengaruhi pemikiran bahwa universitas negeri itu secara biaya lebih murah dari pada universitas swasta, serta fasilitasnya lengkap. Sehingga dimana ada universitas negeri yang sedikit diminati oleh siswa atau kurang terkenal, maka mereka akan lari kesana.

  3. Turunnya rasa percaya diri. Karena mereka berpikiran bahwa ketika banyak pesaing, maka disana tingkat kesulitasnnya lebih besar. Hal ini memang benar, namun ada sisi yang tidak dipikirkan yaitu  kalau kemampuan diri itu mampu untuk bersaing dan bisa mengalahkan pesaing.

  4. Bahkan beberapa yang kami jumpai, ada yang sampai dalam memilih jurusan (dalam konteks snmptn) dengan cara yang unik. Yaitu menentukan dengan cara berdialog dengan teman-temannya, dan dibagi masing-masing jurusannya. Hal itu dilakukan, agar merata dan tingkat persaingannya tidak ketat. (snmptn undangan itu seperti kalau dahulu PMDK, namun sekarang namanya snmptn saja. Serta sbmptn adalah seperti snmptn / tulis).


Comments